Dave Grohl Jelaskan Perpisahan dengan Josh Freese: Proses Kolektif dan Emosional
JAKREV.COM – Industri musik rock global kembali menaruh perhatian pada Foo Fighters. Setelah sempat menjadi tanda tanya besar, Dave Grohl akhirnya angkat bicara mengenai keputusan band tersebut untuk mengakhiri kerja sama dengan drummer kawakan Josh Freese pada Mei 2025 lalu.
Dalam sesi wawancara mendalam di The Zane Lowe Show (Apple Music 1), Grohl menekankan bahwa pergantian posisi di belakang set drum tersebut bukanlah keputusan impulsif, melainkan sebuah proses kontemplasi panjang yang melibatkan seluruh personel band.
Bukan Keputusan Instan
Menurut Grohl, wacana “arah baru” bagi Foo Fighters muncul saat band mengambil masa rehat (hiatus) dari jadwal tur pada tahun 2024.
Selama periode enam hingga tujuh bulan tersebut, Dave Grohl, Nate Mendel, Chris Shiflett, Pat Smear, dan Rami Jaffee melakukan evaluasi internal mengenai masa depan musikalitas mereka.
“Kami berbicara sebagai sebuah band tentang apa yang akan dilakukan selanjutnya, sebuah arah baru, dan berpikir, ‘Oke, mari hubungi Josh dan beri tahu dia bahwa kami akan melangkah maju dengan drummer yang berbeda,'” jelas Grohl seperti dilansir Blabber Mouth, Jumat (20/2/2026).
Dia menegaskan bahwa perpisahan tersebut dilakukan secara kolektif dan profesional.
Titik Temu Resonansi Musikal
Menariknya, Grohl merujuk pada aspek psikologis dan artistik dalam keputusan ini. Dia membenarkan pernyataan Josh Freese sebelumnya kepada The New York Times yang menyebutkan bahwa musik Foo Fighters mungkin tidak sepenuhnya beresonansi dengan jiwa seninya.
“Saya pikir Josh mengatakannya dengan sangat baik ketika dia bilang bahwa musik kami tidak benar-benar beresonansi dengannya. Dan itu sangat penting,” kata mantan drummer Nirvana tersebut.
Bagi Freese, posisi tersebut memang penuh tekanan. Menggantikan sosok ikonik seperti mendiang Taylor Hawkins yang telah bersama band selama 25 tahun adalah beban mental yang masif. Freese sempat mengakui adanya perasaan harus selalu tampil sempurna sebagai “penyelamat” band di tengah masa duka.
Era Baru Bersama Ilan Rubin
Setelah resmi berpisah dengan Freese, Foo Fighters kini mempercayakan posisi penggebuk drum kepada Ilan Rubin, musisi yang sebelumnya dikenal lewat kiprahnya bersama Nine Inch Nails.
Di sisi lain, profesionalisme Josh Freese tetap terjaga. Dia terus melaju dengan proyek solonya, termasuk merilis album Just A Minute, Vol. 2 pada November 2025 melalui label Loosegroove Records.
Freese bahkan sempat menutup masa baktinya di Foo Fighters dengan unggahan jenaka di media sosial, menunjukkan hubungan yang tetap harmonis meski secara profesional mereka tak lagi sejalan.
Bagi Dave Grohl, setiap langkah yang diambil Foo Fighters saat ini adalah bentuk penghormatan bagi energi Taylor Hawkins yang tak tergantikan. “Kami membicarakan Taylor setiap hari. Dalam semua yang kami lakukan, kami ingin membawa energi itu,” pungkasnya.
Tags
band
Band Grunge
Band Rock
Dave Grohl
Grunge
Musik
Musik Alternatif
Musik Grunge
Musik Rock
Bagikan
Berita sebelumnya
Misi Bajol Ijo di Jepara, Menjemput Tiga Poin di Tengah Badai Cedera dan Puasa
Berita selanjutnya
Adu Strategi di Gelora Bumi Kartini, Pengalaman Leo Lelis Jadi Kunci Adaptasi Persebaya
BERITA TERKAIT
LIFESTYLE & HIBURAN
Tarja Turunen Sajikan Menu Metal Pedas bareng Dani Filth lewat Single I Don’t Care
KULINARI
Menjajal Kelezatan Mangut Ikan Asap Khas Pati di Sudut Tersembunyi Benuas Coffee Ciledug
LIFESTYLE & HIBURAN
Kepastian Hammersonic Festival 2026, Ravel Entertainment Rilis Kebijakan Tiket dan Refund
TINGGALKAN KOMENTAR
Komentar:
Nama:*
Email:*
Website:
Simpan nama, email, dan situs web saya di browser ini untuk lain kali saya berkomentar.
This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.




