466 Mahasiswa IPB University Ikuti Program Outbound di 29 Negara
Kutipan News - RRI.CO.ID, Jakarta - Belajar lintas negara kini menjadi bagian penting dari pengalaman mahasiswa IPB University. Tahun 2025, tercatat sebanyak 466 mahasiswa IPB University telah mengikuti program outbound di 29 negara melalui skema student exchange, internship, joint research, maupun program mobilitas internasional lainnya.
Dikutip dari siaran persnya pada Selasa 07 April 2026. Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas outbound menjadi salah satu fokus strategis dalam penguatan internasionalisasi kampus.
“Ke depan fokus kita adalah bagaimana terus meningkatkan jumlah mahasiswa outbound. Upaya ini dapat dilakukan melalui penguatan Kuliah Kerja Nyata tematik (KKNT) Internasional, program student exchange, serta berbagai skema mobilitas global lainnya,” ujarnya.
Negara tujuan mahasiswa IPB University tersebar di kawasan Asia, Eropa, hingga Australia dan Amerika. Beberapa destinasi dengan jumlah mahasiswa terbanyak antara lain Thailand, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan.
“Ini menunjukkan semakin luasnya jejaring kemitraan internasional yang dibangun IPB University dengan berbagai perguruan tinggi dan institusi global,” jelasnya.
Menurut Dr Alim, mobilitas outbound tidak hanya meningkatkan pengalaman akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat kompetensi global, jejaring internasional, serta kemampuan adaptasi lintas budaya. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan IPB University untuk bersaing di tingkat internasional.
Di sisi lain lanjutnya, peningkatan outbound juga berjalan seiring dengan naiknya jumlah mahasiswa internasional inbound di IPB University yang kini mencapai total 1.526 mahasiswa dari 81 negara, baik program degree maupun non-degree. Atas capaian mobilitas mahasiswa tersebut, IPB University meraih Golden Winner Anugerah Diktisaintek 2025 pada kategori mobilitas mahasiswa nondegree terbanyak.




