Australia Investasikan Rp 2,4 Triliun untuk Perkuat Kemitraan dengan ASEAN
Sumber Foto: RM.ID
Internasional

Australia Investasikan Rp 2,4 Triliun untuk Perkuat Kemitraan dengan ASEAN

Kutipan News - RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah suasana berbuka puasa bersama di Jakarta, Pemerintah Australia menegaskan komitmennya memperkuat kemitraan dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Tak sekadar simbolik, komitmen itu disertai pengucuran dana 204 juta dolar Australia atau sekitar Rp 2,4 triliun.

Penegasab tersebut disampaikan Duta Besar Australia untuk ASEAN Tiffany McDonald di kediamannya di Jakarta, Selasa (3/3/2026). Tahun ini menjadi momentum penting karena hubungan Australia–ASEAN memasuki lima tahun Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership /CSP).

“Ini tahun yang sangat penting bagi hubungan Australia dan ASEAN,” ujar McDonald dalam sambutannya.

Menurutnya, keputusan membentuk Kemitraan Strategis Komprehensif dibangun di atas puluhan tahun kerja sama yang inklusif, dilandasi saling pengertian, kepercayaan dan dukungan terhadap prioritas ASEAN.

Kerangka CSP memperkuat kolaborasi di bidang ekonomi, sosial-budaya, hingga politik keamanan, sekaligus membantu kedua pihak mencari solusi atas berbagai tantangan kawasan.

Hubungan Australia dengan ASEAN memang berakar panjang. Sejak 1974, Australia tercatat sebagai mitra dialog pertama ASEAN. Sejak awal, Canberra memandang ASEAN sebagai organisasi kawasan yang paling berdampak bagi stabilitas dan kemakmuran regional.

Babak baru hubungan itu tercipta pada 2021, saat Australia resmi menjadi salah satu Mitra Strategis Komprehensif pertama ASEAN, bertepatan dengan keketuaan Brunei Darussalam.

Momentum tersebut, menurut McDonald, menegaskan posisi Australia sebagai mitra jangka panjang yang konsisten mendukung sentralitas ASEAN.

Kedekatan geografis juga memperkuat keterkaitan kedua pihak. Titik paling selatan kawasan ASEAN hanya berjarak beberapa ratus kilometer dari Australia dan dapat ditempuh kurang dari dua jam penerbangan.

“Ketika kami memikirkan kemakmuran Australia, kami memikirkannya dalam konteks kemakmuran ASEAN,” tuturnya.

Keterhubungan itu tercermin dalam angka perdagangan. ASEAN kini menjadi mitra dagang terbesar kedua Australia, dengan nilai perdagangan dua arah melampaui 195 miliar dolar Australia (sekitar Rp 1.967 triliun) pada 2024. ASEAN juga merupakan blok perdagangan terbesar kelima di dunia dan diproyeksikan naik menjadi keempat pada 2040.

Untuk memperkuat tren tersebut, Pemerintah Australia pada 2023 meluncurkan strategi “Invested: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040”.

Strategi ini, kata McDonald, telah menghasilkan peningkatan perdagangan lebih dari 6 miliar dolar Australia dan mencatat lebih dari 2 miliar dolar Australia investasi baru.

Namun, kata dia, kemakmuran tidak dapat dipisahkan dari keamanan. Dia mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, bahwa kekuatan Australia dan ASEAN terletak pada suara kolektif dalam menjunjung kedaulatan dan aturan berbasis hukum.

“Suara itu semakin penting hari ini dalam membentuk kawasan di mana kedaulatan dihormati dan perselisihan dikelola secara damai,” ujarnya.

Sebagai bagian dari peringatan lima tahun CSP, Penny Wong bulan lalu berada di Jakarta untuk meluncurkan rangkaian perayaan bersama McDonald. Termasuk pembukaan pameran perjalanan kemitraan ASEAN–Australia.

Salah satu program utama dalam kerangka tersebut adalah Aus4ASEAN Futures Initiative. Melalui skema ini, Australia menggelontorkan 204 juta dolar Australia atau sekitar Rp 2,4 triliun untuk mendukung transformasi digital, pengembangan keterampilan masa depan, transisi energi bersih, pendidikan, serta beasiswa. Indonesia menjadi salah satu penerima manfaat utama di kawasan.

“Kami ingin memastikan Kemitraan Strategis Komprehensif ini bukan sekadar nama atau gelar, tetapi benar-benar memberikan hasil nyata bagi masyarakat ASEAN,” tegas McDonald.

Menutup pernyataannya, dia menegaskan Australia memandang ASEAN sebagai pusat kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera. Komitmen terhadap pencegahan konflik dan manajemen krisis akan terus diperkuat melalui kerja sama erat kedua pihak.

Acara buka puasa itu berlangsung hangat. McDonald tampak berbincang santai dengan para wartawan, sesekali menjelaskan misi Australia untuk kawasan.

Di meja hidangan tersaji perpaduan menu Eropa, Timur Tengah dan Nusantara—dari kolak hingga Turkish delight. Daging kambing muda panggang yang dipotong langsung oleh chef menjadi magnet perhatian para tamu.

Konselor Pembangunan Misi Australia untuk ASEAN Lara Franzen mengapresiasi kehadiran awak media dan berharap kerja sama berlanjut di berbagai agenda mendatang.