Benteng Marlborough Didorong Jadi Pusat Edukasi dan Wisata Sejarah
Sumber Foto: detikNews
Lifestyle

Benteng Marlborough Didorong Jadi Pusat Edukasi dan Wisata Sejarah

Kutipan News -

Adsmart

Terpopuler

Daerah

Sumut

Bali

Jatim

Jabar

Jateng

Sumbagsel

Sulsel

Jogja

Kalimantan

Hoax or Not

Suara Pembaca

Melindungi Tuah-Marwah

Bangun Indonesia

detikNews Berita

Menbud Dorong Benteng Marlborough Jadi Pusat Edukasi-Wisata Sejarah

Inkana Putri - detikNews

Kamis, 26 Feb 2026 08:50 WIB

Jakarta - Menteri Kebudayaan, Fadli Zon meninjau langsung Benteng Marlborough saat kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu. Selain melihat langsung aset cagar budaya nasional, kunjungan ini juga bertujuan untuk mendorong optimalisasi pemanfaatannya sebagai pusat edukasi, kebudayaan, dan destinasi wisata sejarah.

Dalam peninjauan tersebut, Fadli mengapresiasi kondisi Benteng Marlborough yang terawat dengan baik serta nilai historisnya. Ia menilai benteng ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai pusat kebudayaan yang strategis, baik sebagai ruang edukasi, penguatan identitas sejarah, maupun penggerak ekosistem pariwisata budaya di Bengkulu.

"Kondisi benteng ini masih sangat terawat dan memiliki pemandangan yang sangat indah menghadap ke laut. Dengan berbagai peristiwa sejarah penting yang dimilikinya, kawasan ini sangat potensial dimanfaatkan sebagai pusat edukasi, pusat budaya, serta ruang aktivasi untuk pameran seni rupa, seni pertunjukan, dan berbagai kegiatan kreatif lainnya," ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).

Lebih lanjut, Fadli menjelaskan Bengkulu memiliki posisi strategis dalam sejarah, baik pada masa kolonial Inggris maupun Belanda. Wilayah ini pernah menjadi pusat pemerintahan Inggris, sebelum kemudian berada di bawah kekuasaan Belanda hingga tahun 1940.

Fadli menambahkan, dinamika sejarah tersebut, termasuk peristiwa pertukaran wilayah antara Inggris dan Belanda yang melibatkan Bengkulu, Singapura, dan Melaka, menjadi modal penting untuk memperkuat narasi wisata sejarah dan budaya di daerah ini.

Dalam konteks pengembangan pariwisata budaya, Fadli juga mendorong penyelenggaraan kegiatan dan festival budaya yang lebih banyak dengan melibatkan generasi muda. Ia menilai dengan dukungan konektivitas transportasi yang semakin baik serta promosi yang konsisten, Bengkulu memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai salah satu destinasi unggulan wisata sejarah dan budaya nasional.

"Tak hanya event, diperlukan juga promosi yang masif dan terukur guna mempromosikan kekayaan budaya Bengkulu. Dengan begitu, akan semakin banyak masyarakat yang datang ke sini," tambahnya.

Selain itu, Fadli menegaskan pentingnya menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Menurutnya, sektor budaya mampu melahirkan ekosistem ekonomi baru melalui pengembangan ekonomi dan industri budaya, sekaligus membuka ruang lahirnya talenta-talenta kreatif Bengkulu di berbagai bidang, seperti seni pertunjukan, musik, film, sastra, dan seni rupa.

Sebagai informasi, Benteng Marlborough merupakan benteng peninggalan kolonial Inggris yang berlokasi di Kota Bengkulu. Benteng ini dibangun pada kurun waktu 1714-1719 oleh East India Company di bawah kepemimpinan Joseph Collett.

Saat ini, pengelolaan Benteng Marlborough berada di bawah Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan. Dengan kondisi yang terawat baik, benteng ini berfungsi sebagai pusat edukasi, destinasi wisata sejarah, sekaligus ruang penyelenggaraan berbagai aktivitas dan kegiatan kebudayaan.

Melalui kunjungan ini, Benteng Marlborough diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai pusat kebudayaan yang dinamis, inklusif, dan produktif, sekaligus menjadi penggerak ekosistem budaya dan pariwisata sejarah di Bengkulu. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya daerah, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis warisan budaya.

Pada kunjungan ini, turut hadir mendampingi Fadli, di antaranya, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Bengkulu, Iskandar Mulia Siregar.

Simak juga Video 'Menbud Akui Penonton Bioskop Turun Drastis Pascademo Agustus 2025':

[Gambas:Video 20detik]

(ega/ega)

benteng marlborough wisata sejarah edukasi budaya kementerian kebudayaan

Berita Terkait

Berita detikcom Lainnya

detikHot

Dewi Perssik Nilai Aldi Taher Kurang Cerdas Gegara Ucapan Soal Anak

detikOto

Harga Wuling Air ev Bekas Tahun 2024, Segini Pasarannya Sekarang

detikInet

Daftar Atlet PUBG Mobile - Mobile Legends Indonesia di Asian Games 2026

detikHealth

Ketelitian dan Ketajaman Mata Dibutuhkan di Permainan Ini, Bisa Selesaikan?

Sepakbola

Real Madrid Umumkan Kepergian Dani Carvajal

Wolipop

5 Zodiak Paling Sulit Melupakan Mantan, Kamu Termasuk?

detikFinance

Rp 2 Triliun/ Hari Diguyur ke Pasar Obligasi demi Rupiah Berotot Lagi

part of

Connect With Us

Copyright @ 2026 detikcom.

All right reserved

Kategori

detikNews

detikEdukasi

detikFinance

detikInet

detikHot

detikSport

Sepakbola

detikOto

detikProperti

detikTravel

detikFood

detikHealth

Wolipop

detikX

20Detik

detikFoto

detikHikmah

detikPop

Layanan

berbuatbaik.id

Pasang Mata

Adsmart

detikEvent

Signature Awards

Trans Snow World

Trans Studio

Bingkai.id

Ziswafctarsa.id

Flying Over Indonesia

For Your Business

rekomendit

Community Connect

Informasi

Redaksi

Pedoman Media Siber

Karir

Kotak Pos

Media Partner

Info Iklan

Privacy Policy

Disclaimer

Jaringan Media

CNN Indonesia

CNBC Indonesia

Haibunda

Insertlive

Beautynesia

Female Daily

CXO Media