Buka Puasa Bersama Media, ASEAN dan Australia Perkuat Kemitraan Strategis
Sumber Foto: Harian Bogor Raya
Internasional

Buka Puasa Bersama Media, ASEAN dan Australia Perkuat Kemitraan Strategis

Kutipan News - HARIAN BOGOR RAYA – Hubungan diplomatik antara ASEAN dan Australia kembali diperkuat melalui momentum kebersamaan di bulan suci Ramadan. Misi Australia untuk ASEAN menggelar acara buka puasa bersama media sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi publik dan menegaskan komitmen jangka panjang dalam Kemitraan Strategis Komprehensif kedua pihak.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh dialog tersebut menjadi ruang interaksi antara perwakilan diplomatik Australia dengan para jurnalis dari berbagai negara anggota ASEAN. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman media mengenai arah dan capaian kerja sama ASEAN–Australia dalam lima tahun terakhir.

Duta Besar Australia untuk ASEAN, Tiffany McDonald, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya peran media dalam membangun transparansi dan memperkuat arsitektur kawasan. Ia menyampaikan bahwa kemitraan ASEAN–Australia dibangun di atas fondasi saling percaya, dialog terbuka, serta dukungan terhadap sentralitas ASEAN.

Menurut Tiffany, Kemitraan Strategis Komprehensif yang dibentuk pada 2021 telah memperluas cakupan kerja sama, mulai dari ekonomi, pendidikan, transformasi digital, hingga isu keamanan kawasan. Buka puasa bersama ini, kata dia, bukan sekadar seremoni, melainkan simbol komitmen untuk terus memperkuat hubungan antar masyarakat dan institusi.

Dalam suasana Ramadan yang sarat nilai persaudaraan dan refleksi, pesan tentang pentingnya perdamaian dan stabilitas kawasan menjadi sorotan utama. Australia memandang ASEAN sebagai mitra sentral dalam menjaga keseimbangan dan ketahanan kawasan Indo-Pasifik di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Para jurnalis yang hadir juga mendapat kesempatan berdialog langsung terkait berbagai program kolaborasi yang tengah berjalan. Diskusi mencakup isu perdagangan, pembangunan berkelanjutan, hingga penguatan kapasitas generasi muda di kawasan Asia Tenggara. Interaksi ini menunjukkan bahwa diplomasi modern tidak lagi eksklusif, melainkan inklusif dan partisipatif.

Momentum kebersamaan ini sekaligus menegaskan bahwa hubungan ASEAN–Australia tidak hanya bertumpu pada kepentingan strategis, tetapi juga pada pendekatan humanis dan nilai-nilai kebersamaan. Ramadan dijadikan simbol untuk memperkuat jembatan komunikasi dan memperdalam rasa saling pengertian antarnegara.