Gubernur BoJ: Kenaikan Suku Bunga Berlanjut Jika Proyeksi Ekonomi Meningkat
Gubernur Bank of Japan (BoJ), Kazuo Ueda, mengatakan pada hari Kamis bahwa sikap dasarnya adalah terus menaikkan suku bunga jika peluang proyeksi ekonomi dan harga kami terwujud meningkat.
Kutipan-Kutipan Utama
Sikap dasar kami adalah terus menaikkan suku bunga jika peluang proyeksi ekonomi dan harga kami terwujud meningkat.
Inflasi pokok belum sepenuhnya mencapai 2%, akan memandu kebijakan sehingga inflasi pokok mencapai 2% atau kami menghindari agar tidak melebihi 2% secara berkelanjutan.
Kami tidak berpikir kami tertinggal dalam menangani risiko inflasi yang terlalu tinggi.
Tidak ada perubahan dari Januari terhadap waktu yang kami proyeksikan untuk mencapai target harga, kami memprakirakan inflasi akan kembali mempercepat laju dari perlambatan saat ini.
Jika hasil perundingan upah Musim Semi lebih kuat dari yang diprakirakan dan mendorong perusahaan-perusahaan untuk segera meneruskan biaya, ada kemungkinan kami dapat mencapai target harga lebih cepat dari yang diprakirakan.
Tankan April adalah informasi penting tetapi kami melakukan berbagai survei, jadi tidak seperti kami harus menunggu hingga rilis Tankan untuk memiliki data yang cukup.
Bank of Japan akan mengadakan pertemuan kebijakan di bulan Maret dan April, akan memeriksa informasi yang tersedia pada saat itu dan mengambil keputusan, ketika ditanya tentang pandangan pasar yang berkembang bahwa Bank of Japan dapat menaikkan suku bunga di bulan April.
Tidak memprakirakan dampak signifikan dari tarif baru Trump terhadap ekonomi Jepang tetapi mengawasi perkembangan dengan hati-hati.
Penting bagi pemerintah dan parlemen untuk memastikan keyakinan pasar terhadap kesehatan fiskal Jepang dalam jangka menengah hingga panjang.
Reaksi Pasar
Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang USD/JPY naik 0,20% pada hari ini di 156,20.
Pertanyaan Umum Seputar Yen Jepang
Faktor-Faktor Utama Apa Saja yang Mendorong Yen Jepang?
Yen Jepang (JPY) adalah salah satu mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia. Nilainya secara umum ditentukan oleh kinerja ekonomi Jepang, tetapi lebih khusus lagi oleh kebijakan Bank Jepang, perbedaan antara imbal hasil obligasi Jepang dan AS, atau sentimen risiko di antara para pedagang, di antara faktor-faktor lainnya.
Bagaimana Keputusan Bank Jepang Memengaruhi Yen Jepang?
Bagaimana Perbedaan Antara Imbal Hasil obligasi Jepang dan AS Memengaruhi Yen Jepang?
Bagaimana Sentimen Risiko yang Lebih Luas Memengaruhi Yen Jepang?
Bagikan: Pasokan berita
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.




