Kemenkeu Tegaskan Surat Pencairan Bansos 2026 di Media Sosial adalah Hoaks
Sumber Foto: Kompas.com
Sosial

Kemenkeu Tegaskan Surat Pencairan Bansos 2026 di Media Sosial adalah Hoaks

KOMPAS.com - Di media sosial beredar surat pemberitahuan pencairan bantuan sosial 2026 dengan kop Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pengunggah surat meminta masyarakat mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan melalui Facebook Messenger.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, unggahan tersebut hoaks.

Narasi yang beredar

Surat pemberitahuan pencairan bansos dengan kop Kemenkeu dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada Februari 2026.

Berikut narasi yang dibagikan:

SEMOGAH BERKAH. KABAR GEMBIRA LAGI. MENDADAK DIUMUMKAN DANA BANSOS INI WAJIB CAIR MERATA TEPATNYA MULAI HARI SENIN 16 FEBRUARI 2026 HINGGA AKHIR DESEMBER 2026!! BURUAN DAFTAR DI MESSENGER!!

Lihat Foto

Penelusuran

Meski mencantumkan kop Kemenkeu dan tanda tangan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, surat itu terindikasi palsu.

Surat itu menggunakan bahasa tidak baku, mengandung banyak kesalahan penulisan, dan dibagikan bukan oleh akun media sosial resmi Kemenkeu.

Akun Facebook pengunggah surat juga meminta masyarakat mengirimkan data pribadi lewat Facebook messenger. Kemenkeu telah menyatakan hal secama ini sebagai hoaks.

Narasi sejenis pernah beredar pada Januari 2026, dan telah dibantah oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro.

Deni memastikan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar. Kemenkeu tidak pernah meminta data diri warga melalui Messenger.

"Ini hoaks, ya," ujar Deni sebagaimana diberitakan Kompas.com, 4 Februari 2026.

Narasi yang beredar di media sosial terindikasi phishing. Data pribadi yang diberikan kepada pihak yang tidak bertanggung jawab, dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan.

Dikutip dari situs web Kemenkeu, pelaku phishing biasanya menyamar sebagai pihak yang terpercaya, seperti instansi, bank, bahkan Kemenkeu.

Maka, masyarakat diminta agar tidak sembarangan memberikan data pribadi, terutama melalui saluran tidak resmi.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, surat pemberitahuan pencairan bansos dengan kop Kemenkeu yang beredar di Facebook adalah hoaks.

Narasi sejenis pernah beredar pada Januari 2026, dan telah dibantah oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro.