Krasis Rilis Single 'Selamanya' sebagai Suara Generasi yang Bergulat dengan Kehilangan
Band hardcore asal Jatinangor, Krasis merilis single terbaru “Selamanya” pada 8 Januari 2026. Diperkuat oleh Ivanodei Patrick Sinaga pada vokal, Christopher Farrell Putra Peredina (gitar), Muhammad Hanif Rizqia Marsa (gitar), Ranna Ismael Hidayat (bas), dan Muhammad Ananda Sajid (drum), materi ini menjadi babak baru yang menegaskan identitas mereka sebagai unit hardcore yang tak hanya brutal, tetapi juga sarat muatan emosional.
Di balik agresivitasnya, “Selamanya” lahir dari pengalaman kehilangan yang sangat personal. Lagu ini menjadi medium untuk merespons kedukaan, kekecewaan, sekaligus kemarahan terhadap realitas sosial yang dirasa semakin menekan, khususnya bagi mereka yang hidup sebagai mahasiswa perantau.
“‘Selamanya’ berawal dari pengalaman duka terhadap kepergian teman baik saya semasa sekolah dikarenakan permasalahan kesehatan mental, dan juga kehilangan pekerjaan. Terciptanya single ini merupakan respons dari perasaan duka, kekecewaan, dan ketidakberdayaan selama melewati masa-masa tersebut,” kata Patrick saat dihubungi Pophariini (23/02).
Tak berhenti pada pengalaman personal, Krasis juga menyoroti isu penindasan yang kerap dialami orang-orang terdekat mereka. Pilihan menggunakan lirik berbahasa Indonesia pun menjadi langkah sadar agar pesan yang mereka bawa terasa lebih jujur dan tanpa tedeng aling-aling.
Secara musikal, “Selamanya” tetap menampilkan sisi keras Krasis namun dengan pendekatan yang lebih reflektif dibandingkan rilisan demo sebelumnya. Proses kreatifnya melibatkan seluruh personel, mulai dari perumusan riff hingga pattern drum, dengan referensi yang mengarah pada gelombang hardcore 90-an.
“Untuk proses pembuatan awal single ‘Selamanya’ sampai rilis, kami semua turut terlibat dalam jobdesc masing-masing. Ada yang membuat pattern drum, riff, lirik, dan sebagainya,” ujar Sajid.
Dalam penggarapannya, band bekerja sama dengan Zaki Hibatulwafi Ramadhan sebagai produser, sementara proses mixing dan mastering dipercayakan kepada @swampnoise. Pendekatan produksi yang berbeda dari karya-karya sebelumnya menjadikan “Selamanya” terdengar lebih matang tanpa kehilangan energi mentahnya.
Ke depan, Krasis berharap dapat memperluas jangkauan panggung mereka, tak hanya Jatinangor tetapi juga ke berbagai kampus dan kolektif di Bandung hingga luar kota. Dengan “Selamanya”, Krasis bukan hanya merilis single baru melainkan juga menegaskan posisi mereka sebagai suara keras bagi generasi yang tengah bergulat dengan kehilangan, kegelisahan, dan realitas yang tak selalu ramah.




