Mocca Serahkan Paket Sekolah untuk Anak Penyintas Banjir di Aceh Tamiang
Sumber Foto: Dompet Dhuafa
Hiburan

Mocca Serahkan Paket Sekolah untuk Anak Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG, ACEH — Senyum lebar merekah di wajah anak-anak penyintas bencana di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Salah satunya M Nazril (15). Meski kini harus tinggal di tenda pengungsian karena rumahnya hanyut diterjang banjir bandang November 2025 lalu, hari itu Nazril mendapatkan alasan untuk kembali bersemangat menatap masa depan.

Melalui Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, amanah bantuan dari grup musik Mocca sampai ke tangan anak-anak penyintas bencana di Sumatra. Bantuan berupa paket perlengkapan sekolah (school kit) ini menjadi oase di tengah masa sulit proses pemulihan pascabencana.

Bagi Nazril, bantuan ini bukan sekadar alat tulis. Ini adalah bentuk perhatian yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

“Senang banget dapat paket sekolah ini. Belum pernah dapat sebanyak ini juga,” ungkap siswa kelas 3 SMP yang gemar mata pelajaran sejarah agama tersebut.

Baca juga: Puluhan School Kit untuk Semangat Belajar Para Pelajar Bireuen Pascabanjir

Kisah Nazril adalah cermin dari beratnya dampak bencana di Aceh Tamiang. Ia terpisah dari kakaknya yang kini mengungsi ke Medan karena trauma mendalam. Di sekolah pun, suasana belum kembali normal. Nazril bercerita bahwa banyak bangku temannya yang masih kosong karena mereka masih harus membantu keluarga membersihkan sisa-sisa lumpur dan puing di rumah masing-masing.

Bantuan ini terwujud berkat solidaritas dan kepedulian grup musik indie pop asal Bandung, Mocca. Melalui kegiatan live streaming dan penjualan merchandise khusus, Arina Ephipania (Vokalis Mocca) dan kawan-kawan berhasil menghimpun dana sebesar Rp41 juta.

Sebelumnya, penyerahan donasi dilakukan secara simbolis di Gedung Philanthropy, Jakarta Selatan, pada Senin (26/01/2026). Perwakilan Mocca menjelaskan bahwa seluruh keuntungan dari penjualan kaos tersebut dialokasikan untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatra.

Proses penggalangan dana ini pun memiliki tantangan tersendiri bagi Mocca. Sistem pre-order: produksi harus dikejar dalam waktu dua minggu. Kendala waktu: proses distribusi berkejaran dengan hari libur nasional. Misi kemanusiaan: Mocca berkomitmen membantu penyintas untuk bangkit dari titik terendah.

“Yang terlihat di media mungkin hanya sebagian kecil. Bagian paling sulit itu bangkit dari keterpurukan untuk melanjutkan hidup seperti sebelum kejadian,” ujar perwakilan Mocca Band.

Dompet Dhuafa menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata sinergi antara pegiat seni dan lembaga kemanusiaan. Pengadaan school kit dipilih karena sektor pendidikan sering kali menjadi aspek yang paling lambat pulih pascabencana, padahal sangat krusial bagi kondisi psikologis anak-anak.

Dengan adanya perlengkapan baru, diharapkan semangat belajar anak-anak seperti Nazril tetap terjaga meskipun gedung sekolah dan rumah mereka belum sepenuhnya pulih. Amanah bantuan yang kita berikan sangat berarti bagi mereka di sana. Terus kuatkan mereka melalui digital.dompetdhuafa.org/donasi/prayforsumatera. (Dompet Dhuafa)