Pasar Ramadan GOR Segiri: Tradisi Belanja Legendaris di Samarinda
Sumber Foto: Jurnal Borneo
Lifestyle

Pasar Ramadan GOR Segiri: Tradisi Belanja Legendaris di Samarinda

SAMARINDA – Bulan Ramadan identik dengan kehadiran Pasar Ramadan, tempat masyarakat menjajakan beragam jajanan dan hidangan untuk menu berbuka puasa. Setiap daerah memiliki lokasi favorit dengan ciri khasnya masing-masing.

Di Kota Tepian, Pasar Ramadan bertajuk Samarinda Wisata Belanja Ramadhan 2026 yang digelar di halaman parkir GOR Segiri menjadi salah satu pusat keramaian warga. Kegiatan ini berlangsung sejak 18 Februari hingga 14 Maret 2026.

Ratusan pelaku UMKM turut ambil bagian dalam gelaran tersebut. Tidak hanya menjajakan kuliner, para pelaku usaha juga menawarkan pakaian, aksesori, hingga membuka stan promosi usaha. Beragam menu, mulai dari kuliner tradisional hingga modern, tersaji lengkap dan menjadi tujuan utama masyarakat untuk berburu takjil menjelang waktu berbuka.

Tak heran, pasar yang telah berlangsung puluhan tahun ini kerap disebut sebagai pasar Ramadan legendaris di Samarinda.

“Setiap tahun Samarinda ini ada Pasar Ramadan dan sudah berpuluh-puluh tahun tempatnya selalu di sini. Ini tidak berlebihan kalau kita katakan pasar Ramadan yang legend,” ujarnya Jumat (20/2/2026).

Ia menambahkan, Ramadan di Samarinda terasa kurang lengkap tanpa kehadiran Pasar Ramadan di GOR Segiri.

“Bisa saja pasar Ramadan dibuka di mana-mana, tapi yang legend itu di GOR Segiri ini. Selain legend, variasi lapaknya juga banyak dan makanannya terasa enak. Yang paling utama, kita bisa bersilaturahmi di bulan suci yang penuh barokah ini,” katanya.

Salah seorang pembeli, Atul, mengaku hampir setiap tahun berbelanja di Pasar Ramadan GOR Segiri. Ia menilai variasi menu yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri.

“Dari dulu memang sering ke sini. Banyak sekali pilihannya. Orang tua saya suka kue-kue tradisional seperti bingka kentang dan lainnya, di sini lengkap. Kalau yang muda-muda biasanya suka gorengan, dim sum, dan macam-macam, semuanya ada,” ungkapnya.

Ia juga menyebut telah berkunjung sejak masih kuliah hingga kini tetap rutin datang setiap Ramadan.

“Saya senang karena semuanya lengkap dan enak. Harapannya pasar Ramadan ini terus ada setiap tahun, semakin baik, semakin banyak variasinya, dan semakin ramai,” tuturnya.

Dengan partisipasi ratusan UMKM serta keberagaman produk yang ditawarkan, Pasar Ramadan GOR Segiri tak hanya menjadi pusat ekonomi musiman, tetapi juga ruang silaturahmi yang terus hidup dari generasi ke generasi.*