PLN Dorong Pemberdayaan UMKM di Desa Agrowisata Api-Api untuk Penguatan Ekonomi Lokal
Pelaku UMKM Desa Agrowisata Api-Api mengikuti pelatihan pemberdayaan yang difasilitasi oleh PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (20/02/2026).
PENAJAM PASER UTARA, Fokusborneo.com – Desa Agrowisata Api-Api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan penguatan peran sebagai destinasi wisata desa berbasis komunitas melalui pengembangan UMKM lokal yang semakin terstruktur dan berdaya saing. Pembinaan berkelanjutan yang dilakukan PLN selama 3 tahun terakhir melalui program TJSL Desa Berdaya mendorong UMKM setempat menjadi bagian integral dari ekosistem wisata desa sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Penguatan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pelatihan pemberdayaan UMKM yang difokuskan pada peningkatan kapabilitas pelaku usaha, mulai dari penguatan manajemen usaha, peningkatan standar dan kualitas produk, hingga pemanfaatan pemasaran digital. Intervensi ini dirancang untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal serta memperkuat posisi Desa Api-Api sebagai destinasi agrowisata yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Baca Juga
Pemprov Respons Cepat Perpres 139/2024, Biro Hukum Siap Bertransformasi
Tana Tidung Pacu Peningkatan Akreditasi Satuan Pendidikan
Digitalisasi Tanpa Batas: QRIS dan Wajah Ekonomi Indonesia
Pra Musrenbang Stunting, Kaltara Targetkan 11,4 Persen
Dampak positif dari program ini mulai terlihat dari meningkatnya kesiapan pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara adaptif. Produk olahan pertanian, kerajinan tangan, hingga kuliner khas desa kini tidak hanya diarahkan sebagai konsumsi lokal, tetapi juga dikembangkan sebagai daya tarik wisata yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Koordinator Pengembangan Usaha Agrowisata Puncak Api-Api, Nur Madinah, menyampaikan bahwa program Desa Berdaya PLN telah memberikan penguatan nyata bagi UMKM di Desa Api-Api.
“Selama tiga tahun terakhir, PLN telah melakukan pembinaan secara konsisten dan kami merasakan perkembangan yang signifikan. Pelatihan ini kami lakukan bersama pemerintah setempat hingga Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk meningkatkan kesiapan UMKM dalam mendukung wisata Puncak Api-Api. Kami optimis, melalui kolaborasi ini, produk lokal Desa Api-Api dapat menjadi bagian utama dari daya tarik wisata desa,” ungkap Dina.
General Manager PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa program TJSL PLN diarahkan untuk menciptakan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.
“Program Desa Berdaya melalui pengembangan Agrowisata Desa Api-Api merupakan komitmen PLN dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan setiap intervensi TJSL mampu menciptakan nilai tambah nyata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Chaliq.
Melalui sinergi bersama seluruh stakeholder terkait, PLN UID Kaltimra akan terus mendorong penguatan potensi lokal agar Desa Api-Api tumbuh sebagai destinasi wisata desa yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat struktur ekonomi desa secara berkelanjutan.(**)
Tags: Agrowisata Puncak Api-Api Corporate Social Responsibility Desa Agrowisata Api-Api Desa Berdaya Ekonomi Desa Kecamatan Waru Pemberdayaan masyarakat Penajam Paser Utara Pengembangan Potensi Lokal PLN UID Kaltimra TJSL PLN UMKM Desa UMKM Kaltim Wisata Desa Kaltim
Berita Lainnya
Daerah
Pemprov Respons Cepat Perpres 139/2024, Biro Hukum Siap Bertransformasi
8 April 2026 20:00
Daerah
Tana Tidung Pacu Peningkatan Akreditasi Satuan Pendidikan
8 April 2026 14:54
Ekonomi
Digitalisasi Tanpa Batas: QRIS dan Wajah Ekonomi Indonesia
8 April 2026 14:41
Daerah
Pra Musrenbang Stunting, Kaltara Targetkan 11,4 Persen
8 April 2026 14:00
Daerah
Pemprov Kaltara Perkuat Kerja Sama Blue Economy dengan Sabah
8 April 2026 13:06
Daerah
Tana Tidung Dukung Kerja Sama Ekonomi Biru Kaltara–Sabah
8 April 2026 10:02
Discussion about this post




