Saham BIPI Uji Resistance Rp220 di Tengah Transformasi Energi Bersih
Sumber Foto: Ajaib
Ekonomi

Saham BIPI Uji Resistance Rp220 di Tengah Transformasi Energi Bersih

Saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) menunjukkan pergerakan signifikan dalam beberapa pekan terakhir setelah sempat mengalami koreksi tajam dari area puncak sebelumnya. Pada grafik harian, harga tercatat berada di kisaran Rp216, menandai fase pemulihan yang membawa saham kembali menguji area resistance teknikal penting. Pergerakan ini terjadi setelah reli cepat di awal tahun yang sempat membawa harga mendekati Rp240–Rp250 sebelum terkoreksi.

Uji Teknis dan Arah Bisnis Baru BIPI

Secara teknikal, struktur tren menengah BIPI masih berada di atas rata-rata pergerakan MA50 dan MA200, mengindikasikan tren utama yang belum berubah. Namun dalam jangka pendek, harga masih berada dalam fase recovery. Level Fibonacci 0,786 di area Rp216 menjadi titik uji krusial karena sebelumnya menjadi area distribusi. Zona Rp220–Rp225 kini menjadi resistance berikutnya yang perlu diperhatikan pasar. Jika mampu ditembus, ruang kenaikan berpotensi terbuka menuju kisaran Rp242 hingga Rp260.

Dari sisi indikator, RSI harian berada di sekitar level 65, mendekati area overbought namun belum memasuki zona ekstrem. Sementara itu, MACD menunjukkan perbaikan setelah sebelumnya berada di area negatif, dengan histogram yang mulai mengecil dan garis MACD mendekati garis sinyal. Menurut Rita Effendy seperti yang dikutip melalui KabarBursa, lonjakan transaksi kembali terlihat ketika harga mendekati Rp216, menandakan adanya aktivitas pasar yang meningkat di area resistance teknikal tersebut. Dua zona penting yang menjadi perhatian adalah support Rp180–Rp200 dan resistance Rp220–Rp225 sebagai batas atas konsolidasi.

Di sisi fundamental, BIPI tengah berada dalam fase transisi model bisnis dari ketergantungan pada batu bara menuju energi bersih dan infrastruktur gas. Proyek waste-to-energy dengan estimasi investasi sekitar USD300–350 juta ditargetkan mulai berjalan pada 2026, sementara mini LNG plant di Jawa Timur dijadwalkan operasional pada kuartal II 2026. Diversifikasi ini diharapkan memperluas sumber pendapatan perseroan di luar komoditas batu bara. Dari sisi valuasi, PBV BIPI berada di kisaran 0,66 kali, lebih rendah dibandingkan rata-rata sektor yang berada di atas 3 kali, mencerminkan valuasi yang relatif terdiskon dibanding industri sejenis.

Mulai Strategi Investasi Saham Kamu di Ajaib

Saham BIPI kini berada di fase uji resistance sekaligus transformasi bisnis jangka menengah. Pantau pergerakannya dan mulai investasi saham secara praktis dan terukur melalui Ajaib sesuai profil risiko kamu. Download aplikasi Ajaib sekarang!