Investor Global Borong Saham GOTO di Tengah Koreksi Harga
Sumber Foto: Ajaib
Ekonomi

Investor Global Borong Saham GOTO di Tengah Koreksi Harga

Kutipan News - Saham GOTO kembali menjadi sorotan setelah sejumlah investor global terpantau aktif mengakumulasi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) di tengah tren koreksi harga sepanjang Februari 2026. Pada penutupan perdagangan 25 Februari 2026, saham GOTO berada di level Rp60, terkoreksi 6,25% secara year-to-date (YtD). Menariknya, aksi beli tersebut dilakukan ketika harga rata-rata perolehan para investor kakap justru berada jauh di atas harga pasar saat ini.

Aksi Borong Investor Global & Prospek Saham GOTO

Berdasarkan data Bloomberg, BlackRock Inc. meningkatkan kepemilikannya menjadi 33,18 miliar saham atau setara 2,91% dari total saham beredar, dengan harga rata-rata Rp97,15 per saham. Vanguard Group bahkan menggenggam 34,50 miliar saham atau sekitar 3,02% dengan rerata harga Rp98,04. Investor institusi lain seperti Credit Agricole, HSBC, State Street, Deutsche Bank, hingga UBS juga menambah kepemilikan di harga rata-rata Rp77–Rp98 per saham, yang berarti berada di atas harga pasar Rp60 saat ini.

Di sisi lain, hanya segelintir institusi yang mengurangi kepemilikan, salah satunya Goldman Sachs yang melepas sebagian sahamnya. Namun secara keseluruhan, tren akumulasi oleh manajer aset global menunjukkan adanya keyakinan terhadap prospek jangka panjang GOTO, meskipun dalam jangka pendek harga saham masih bergerak terbatas di rentang Rp59–Rp64 sepanjang Februari.

Dari perspektif fundamental, perhatian pasar kini tertuju pada strategi pertumbuhan organik dan peningkatan profitabilitas GOTO. Investor menilai disiplin valuasi menjadi faktor penting di tengah moderasi valuasi global sektor ride-hailing dan platform digital. Fokus terhadap perbaikan arus kas, efisiensi operasional, dan monetisasi ekosistem dinilai lebih krusial dibanding sekadar spekulasi aksi korporasi atau konsolidasi industri.

Saatnya Kamu Cermati Momentum Saham GOTO

Aksi akumulasi investor global di tengah koreksi dapat menjadi sinyal adanya potensi jangka panjang yang belum sepenuhnya tercermin pada harga saat ini. Jika kamu ingin memanfaatkan peluang ini, pastikan kamu mempertimbangkan fundamental dan manajemen risiko dengan matang, lalu mulai investasi saham melalui aplikasi Ajaib agar keputusan kamu lebih terukur.