Tragedi Penculikan Musisi di Meksiko Kembali Mengemuka Pasca Kematian Gembong Narkoba
Kutipan News - Jakarta - Keadaan Meksiko sekarang menyita perhatian dunia dan turut menjadi pembicaraan yang hangat bagi banyak orang.
Semua berawal dari tewasnya gembong narkoba paling diburu di negara itu, yaitu Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho. Salah satu gembong narkoba itu tewas ketika tengah ditangani oleh pemerintah Meksiko.
Alhasil, kematian El Mencho langsung mengerahkan banyak tim untuk mengadakan gelombang kekerasan di beberapa area sekitar. Keadaan semakin ricuh dan meluas.
Ya, kepergian Bos Kartel El Mancho beberapa waktu lalu itu hampir meluluh-lantahkan Meksiko. Hal ini kemudian turut memancing beberapa publik yang teringat dengan kabar penculikan 5 personel band tahun lalu di Meksiko.
Baca juga: Penulis Lagu Like a Virgin, Billy Steinberg Meninggal Dunia
Tepatnya pada 25 Mei 2025, lima musisi dari grup musik Grupo Fugitivo menjadi korban penculikan dan pembunuhan. Insiden tragis ini terjadi di Reynosa, Tamaulipas, Meksiko dan mereka diduga kuat menjadi korban kekejaman kartel narkoba Gulf Cartel.
Mengutip dari BBC, Rabu (25/2/2026), Grupo Fugitivo diculik dalam perjalanan mereka menuju acara pribadi di Reynosa. Mereka hendak hadir sebagai pengisi acara itu, namun sayang, nasibnya habis di tengah jalan.
Awalnya pihak yang diduga Gulf Cartel menghubungi keluarga masing-masing personel Grupo Fugitivo dengan meminta uang tebusan. Hal ini diketahui pihak kepolisian dan langsung menyelidiki dari beberapa rekaman cctv disekitar area kejadian. Tampak beberapa orang yang diduga anggota Gulf Cartel siap mengeksekusi.
Baca juga: Semakin Liar! Rekaman Terakhir Suara Michael Jackson Diduga Hindari Jeffrey Epstein
Proses negosiasi dengan pihak keluarga gagal sehingga para personel Grupo Fugitivo kehilangan nyawa mereka. Musisi yang menjadi korban berusia antara 20 hingga 40 tahun saat itu dan sering tampil di berbagai pesta serta acara dansa lokal.
Dari kejadian itu, sekitar 9 anggota yang diduga dari Gulf Cartel sempat ditangkap dan dianggap sangat kejam. Dalam penangkapan ini, pihak kepolisian juga dilaporkan telah menyita sembilan senjata api dan dua kendaraan.
Polisi Selidiki Video Viral Soal Dugaan Penculikan WN Ukraina di Bali
Polisi Selidiki Video Viral Soal Dugaan Penculikan WN Ukraina di Bali
(pig/tia)




