Diorama Arsip Jogja: Wisata Edukasi Sejarah Interaktif di Yogyakarta
Kutipan News - Share :
VIVA Jogja – Arsip bukan sekadar dokumen lama, tetapi identitas dan harkat sebuah bangsa. Melalui arsip, perjalanan sejarah dari masa ke masa dapat tergambar secara utuh. Karena itu, pelestarian arsip menjadi salah satu indikator tingkat peradaban suatu negara.
Baca Juga
Pesta Rakyat Alun-Alun Wates Hidupkan Ekonomi dan Wisata Kulonprogo
Semangat tersebut kini diwujudkan melalui kehadiran Diorama Arsip Jogja sebagai destinasi wisata edukasi yang semakin diminati. Berlokasi di Lantai 1 Gedung Depo Arsip, Jalan Janti, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diorama ini menjadi ruang interaktif untuk mengenalkan sejarah DIY secara runtut kepada generasi muda.
Konsep yang diusung memadukan arsip, seni, dan teknologi sehingga pengunjung dapat merasakan pengalaman sejarah yang lebih hidup. Diorama Arsip Jogja menampilkan perjalanan sejarah DIY mulai dari era Panembahan Senopati hingga masa Keistimewaan DIY saat ini.
Baca Juga
Wisata Jogja: Merajut Identitas Budaya Lewat Pengalaman Autentik
Setiap ruang diorama dirancang dengan visual, suara, dan teknologi multimedia yang membuat pengunjung seolah-olah berada langsung di masa lalu. Narasi sejarah juga dikemas menarik, sehingga mudah dipahami oleh pelajar dan masyarakat umum.
Kehadiran diorama ini menjadi upaya konkret untuk mendekatkan arsip kepada publik. Selama ini, arsip kerap dianggap hanya sebagai bahan penelitian. Namun, melalui pendekatan visual dan interaktif, masyarakat dapat memahami bahwa arsip memiliki peran strategis dalam pembangunan, ilmu pengetahuan, hingga penguatan identitas bangsa.
Baca Juga
Dosen UMY Dampingi Semoyo Wujudkan Desa Wisata Herbal Berkelanjutan
Pengunjung tidak hanya mendapatkan pengalaman wisata, tetapi juga akses luas terhadap sumber sejarah. Diorama ini diharapkan dapat dimanfaatkan pelajar, mahasiswa, akademisi, dan peneliti sebagai referensi pembelajaran dan penelitian.
Kaidah kearsipan yang diterapkan juga mendorong pemanfaatan arsip secara bertanggung jawab demi kemaslahatan bangsa. Secara operasional, Diorama Arsip Jogja buka untuk umum baik individu maupun kelompok. Tiket kunjungan dapat dipesan secara daring melalui situs resmi arsipjogja.id.
Jam operasional reguler berlangsung Selasa hingga Minggu pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, sementara khusus Jumat hingga 14.30 WIB. Hari Senin dan hari libur nasional tutup.
Dengan konsep modern, edukatif, dan interaktif, Diorama Arsip Jogja menjadi pilihan wisata alternatif di Yogyakarta. Destinasi ini tidak hanya memperkaya wawasan sejarah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga arsip sebagai warisan peradaban bangsa.
Share :




