Dr. M Sai Rangkuti Menilai Pasangan Bobby-Surya Sukses Komunikasikan Program Kerja kepada Publik
Medan - Dr. M. Sai Rangkuti, SH., MH, selaku Ketua Tim Advokasi Relawan Pendukung Sejati (PASTI-Bobby) M. Bobby Afif Nasution, memberikan penilaian positif terhadap kemampuan pasangan Bobby-Surya dalam menyampaikan rencana kerja mereka kepada masyarakat. Penilaian ini disampaikan setelah debat perdana calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara yang berlangsung pada Rabu malam, dengan tema "Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat".
Menurut M. Sai Rangkuti, pasangan Bobby-Surya berhasil menunjukkan komitmen mereka dalam merumuskan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, dengan harapan dapat dipercaya untuk memimpin Sumatera Utara melalui Pilkada yang akan datang. Ia menegaskan bahwa program yang mereka tawarkan bukan sekadar janji, melainkan telah terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama bagi warga Kota Medan.
"Kita apresiasi kemampuan komunikasi Bobby dan Surya dalam menyampaikan program kerja mereka kepada warga, yang didasarkan atas pengalaman menangani tata kelola pelayanan kesehatan masyarakat Kota Medan melalui program Universal Health Coverage (UHC)," ungkap M. Sai Rangkuti, yang juga merupakan alumni dari berbagai perguruan tinggi.
Program UHC yang diperkenalkan oleh pasangan ini memungkinkan warga Kota Medan untuk mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP sebagai bukti identitas. Hal ini, menurut M. Sai Rangkuti, menunjukkan kesiapan Bobby-Surya dalam menjabarkan visi dan misi mereka, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, M. Sai Rangkuti juga mencatat bahwa Bobby-Surya menunjukkan keterbukaan untuk menerima aspirasi masyarakat, yang tercermin dalam kampanye mereka yang mengusung tema Kolaborasi Sumut Berkah. "Ketika publik masih menduga-duga tentang program calon lain dalam menangani kesehatan, Bobby-Surya mampu meyakinkan masyarakat bahwa mereka memiliki program unggulan," tambahnya.
Dalam hal pendidikan, M. Sai Rangkuti menegaskan bahwa Bobby-Surya juga menunjukkan kepekaan terhadap fenomena kutipan biaya pendidikan yang masih terjadi, meskipun pemerintah telah mengeluarkan larangan terhadap praktik tersebut. Ia menyatakan bahwa meskipun pasangan ini tidak menyebutkan secara spesifik jenis kutipan yang masih ada, mereka berkomitmen untuk menghapuskan segala bentuk kutipan dari siswa dan orang tua jika terpilih sebagai pemimpin.
"Di masa kepemimpinan sebelumnya, masalah ini tidak diatasi dengan baik. Masih ada alasan untuk melakukan kutipan, bahkan dengan istilah seperti kelas prestasi," jelas M. Sai Rangkuti.
Di akhir pernyataannya, M. Sai Rangkuti mengapresiasi sikap Bobby dan Surya yang memahami peran mereka sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, agar pembangunan yang diarahkan dari pemerintah pusat dapat berjalan dengan lancar, sehingga kesejahteraan masyarakat dan partisipasi publik dalam pembangunan dapat ditingkatkan.




