Kartu KSB Maju: Solusi Nyata untuk Akses Pendidikan di Sumbawa Barat
Sumber Foto: InfoPublik
Nasional

Kartu KSB Maju: Solusi Nyata untuk Akses Pendidikan di Sumbawa Barat

Sumbawa Barat, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus memperkuat komitmennya dalam menjamin akses pendidikan yang merata dan inklusif. Melalui Program Kartu Sumbawa Barat Maju untuk Layanan Pendidikan, sebanyak 221 siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Sekongkang kembali menerima manfaat program tersebut, Kamis (25/9/2025).

Kepala SDN Ai’ Kangkung, Fitriah Sari, mengapresiasi langkah nyata pemerintah yang serius memperhatikan pendidikan.

“Program ini menjadi langkah konkret dari pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan riil dunia pendidikan di wilayah pelosok,” ujar Fitriah di SDN Ai’ Kangkung.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, menegaskan bahwa Kartu KSB Maju bukan hanya identitas, melainkan instrumen jaminan pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak.

“Kami sudah mencetak lebih dari 51 ribu kartu dan buku tabungan. Karena ini juga berfungsi sebagai ATM, maka perlu aktivasi bertahap. Insya Allah semua tersalurkan sebelum 2026,” jelasnya.

Bupati mengingatkan agar bantuan ini digunakan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Dana ini milik anak-anak. Kami titipkan amanah ini kepada orang tua. Gunakan sepenuhnya untuk mendukung pendidikan mereka,” tegasnya.

Pemerintah juga telah mengalokasikan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sebesar 30 persen dari BOS reguler, dimulai pada tahun ajaran baru. Kebijakan ini diharapkan mampu menghapus pungutan tambahan di sekolah dan menciptakan pendidikan yang benar-benar gratis.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendistribusikan seragam sekolah gratis bagi siswa baru sebagai bagian dari integrasi layanan dalam program KSB Maju.

Tak hanya pendidikan, KSB Maju juga mencakup sektor sosial dan kesehatan. Beberapa manfaat layanan lain yang disampaikan dalam kegiatan tersebut:

Santunan anak yatim Rp500.000 per bulan untuk sekitar 1.600 anak penerima.

Bantuan pendamping rujukan pasien Rp1,5 juta untuk layanan luar daerah.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans, siap siaga 24 jam untuk mendatangi pasien langsung ke rumah.

“Satu kartu, banyak manfaat. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam mengakses layanan dasar,” pungkas Bupati Amar.

(MC Sumbawa Barat)