Kodim 0913 Perkuat Kesadaran Bela Negara Melalui Kepramukaan dan Pembinaan Masyarakat
Kutipan News - Kodim 0913 Penajam Paser Utara secara aktif menanamkan semangat bela negara kepada generasi muda dan masyarakat melalui kegiatan kepramukaan di sekolah serta pembinaan Komponen Cadangan, demi menjaga kedaulatan bangsa.
15:01:50
Komando Distrik Militer (Kodim) 0913 Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, gencar menanamkan semangat bela negara kepada para pelajar di wilayahnya. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program, salah satunya adalah kegiatan kepramukaan yang rutin dilaksanakan di setiap sekolah.
Komandan Kodim (Dandim) 0913 Penajam Paser Utara, Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Andhika Ganessakti, menegaskan pentingnya inisiatif ini. Menurutnya, semangat bela negara harus terus ditumbuhkan di kalangan generasi muda untuk menjaga keutuhan bangsa.
Selain kepramukaan, Mabes TNI juga memiliki program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di sekolah-sekolah yang bertujuan serupa. Berbagai program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, akan pentingnya bela negara sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan bangsa.
Membangun Semangat Kebangsaan Melalui Kepramukaan
Kegiatan kepramukaan menjadi salah satu wadah strategis bagi Kodim 0913 Penajam Paser Utara untuk menanamkan nilai-nilai bela negara. Melalui kegiatan ini, pelajar diajarkan tentang kedisiplinan, kemandirian, serta cinta tanah air secara praktis dan interaktif. Pembinaan ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang kuat dan berwawasan kebangsaan.
Dandim Andhika Ganessakti menjelaskan bahwa kepramukaan adalah sarana efektif untuk membentuk kesadaran akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa sejak dini. Para anggota pramuka dilatih untuk memiliki jiwa patriotisme dan siap sedia membela negara. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional dari tingkat akar rumput.
Melalui program-program seperti ini, Kodim 0913 Penajam Paser Utara berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap tanggung jawabnya sebagai warga negara. Semangat bela negara tidak hanya diajarkan secara teori, tetapi juga diimplementasikan dalam bentuk kegiatan nyata.
ADVERTISEMENT
Sinergi dengan Program Nasional: Korps Kadet Republik Indonesia
Selain inisiatif Kodim, Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga menjalankan program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di berbagai sekolah. Program ini memiliki tujuan yang selaras, yaitu menumbuhkan kesadaran bela negara di kalangan pelajar. KKRI merupakan wadah strategis untuk menyiapkan calon pemimpin bangsa yang berkarakter dan berwawasan luas.
KKRI berfokus pada pembinaan disiplin, kemandirian, dan loyalitas tinggi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Para kadet didorong untuk membangun kemandirian, berdiri tegak, dan berjalan dengan keyakinan dalam mengabdi. Program ini juga merupakan implementasi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) yang diamanatkan UUD 1945.
Sinergi antara program kepramukaan oleh Kodim dan KKRI dari Mabes TNI menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat fondasi bela negara di kalangan pelajar. Kedua program ini saling melengkapi dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Diharapkan, para kadet mampu menjaga semangat nasionalisme dan patriotisme.
ADVERTISEMENT
Pembinaan Berkelanjutan untuk Masyarakat dan Komponen Cadangan
Tidak hanya menyasar pelajar, Kodim 0913 Penajam Paser Utara juga aktif melakukan pembinaan bela negara terhadap masyarakat umum. Pertemuan-pertemuan berkala diselenggarakan di berbagai wilayah teritorial kabupaten setempat untuk menyosialisasikan pentingnya bela negara. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Selain itu, Kodim juga terus melakukan pembinaan terhadap sejumlah warga yang tergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad). Anggota Komcad ini secara berkala mengikuti kegiatan pembinaan di Kodim untuk memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan mereka. Komcad bukan wajib militer, melainkan program sukarela yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara.
Pembinaan Komcad merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan negara di daerah, memastikan bahwa ada lapisan pertahanan yang siap jika dibutuhkan. Anggota Komcad menerima pelatihan dasar kemiliteran dan harus selalu siaga jika dipanggil oleh negara. Program ini mencerminkan bukti sikap cinta terhadap tanah air dan membawa energi baru bagi penguatan pertahanan negara.
Sumber: AntaraNews
ADVERTISEMENT




