KPM Diimbau Cek Status Pencairan PKH dan BPNT 2025, Peluang Susulan 2026
Sumber Foto: bansos.medanaktual.com
Sosial

KPM Diimbau Cek Status Pencairan PKH dan BPNT 2025, Peluang Susulan 2026

Hingga Februari 2026, masih banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima bantuan PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025. Padahal, pencairan tahap akhir tersebut seharusnya dilakukan pada penghujung tahun 2025.

Pemerintah memastikan bahwa PKH dan BPNT 2025 tidak dihapus, meskipun terjadi keterlambatan penyaluran. Mengacu pada informasi dari Kompas.com, bantuan sosial yang belum cair akan tetap disalurkan melalui pencairan susulan PKH dan BPNT tahun 2026. seperti dilansir dari kompas.com,

Sementara itu, PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 dijadwalkan mulai cair pada Februari 2026.

Penyebab PKH dan BPNT Tahap 4 Tahun 2025 Belum Cair

Dilansir dari radarbogor.jawapos.com, Berdasarkan data SIKS-NG Kemensos, status pencairan bantuan KPM dibagi menjadi dua kategori, yaitu Standing Instruction (SI) dan SE (Secara Bertahap).

KPM dengan status SE menerima bantuan secara bertahap, bukan sekaligus

Penyaluran dilakukan per wilayah sekitar 10 persen, sehingga tidak cair serentak

Proses pencairan menyesuaikan kuota anggaran bansos dan hasil verifikasi data KPM

Adanya pembaruan dan pemadanan data kependudukan, sehingga sebagian KPM baru menerima bantuan di awal 2026

Peluang Pencairan Susulan PKH dan BPNT Tahun 2026

Kabar baiknya, KPM yang belum menerima PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025 masih berpeluang mendapatkan bantuan melalui pencairan susulan di tahun 2026.

Berikut ketentuan pencairan susulan bansos PKH dan BPNT:

Status KPM masih aktif

Data kependudukan valid dan sesuai

Terdaftar resmi dalam SIKS-NG Kemensos

Penyaluran PKH dan BPNT susulan 2026 diperkirakan dilakukan bersamaan dengan pencairan tahap 1 tahun 2026. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dan waspada terhadap hoaks bansos.

Cara Cek Status Penerima PKH dan BPNT Terbaru 2026

Untuk memastikan status pencairan bantuan, KPM dapat melakukan pengecekan melalui beberapa cara berikut:

Cek PKH dan BPNT Lewat Website Kemensos

Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id

Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa

Masukkan nama lengkap sesuai KTP

Isi kode verifikasi lalu klik Cari Data

Sistem akan menampilkan jenis bantuan dan status pencairan

Cek PKH dan BPNT Lewat Aplikasi Cek Bansos

Unduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos di Google Play Store

Daftar menggunakan NIK KTP

Pilih menu Cek Bansos, isi data wilayah dan nama lengkap

Tersedia fitur usul dan sanggah jika data tidak sesuai

Cek Melalui Pendamping PKH atau Kantor Desa

Menghubungi pendamping PKH setempat

Datang langsung ke kantor desa atau kelurahan

Meminta pengecekan melalui DTSEN atau SIKS-NG

Pendamping akan menjelaskan status KPM: SI, SE, atau exclude

Syarat Penerima PKH dan BPNT Tahap 4 Tahun 2025

Agar berhak menerima bansos PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025, KPM harus memenuhi persyaratan berikut:

Terdaftar sebagai keluarga miskin atau rentan di DTSEN/SIKS-NG

Memiliki anggota keluarga dengan kriteria:

Memiliki NIK dan KK aktif serta valid

Tidak menerima bantuan ganda dari program lain

Terdaftar resmi dalam sistem Kemensos

Sebagai informasi, KPM dengan status SI berpeluang menerima bantuan lebih cepat, sementara status SE menerima pencairan secara bertahap.

Kesimpulan

PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025 yang belum cair dipastikan tidak dihapus dan masih berpeluang disalurkan melalui pencairan susulan tahun 2026. KPM dengan status aktif dan data valid di SIKS-NG Kemensos berpotensi menerima bantuan, baik bersamaan dengan PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 maupun secara bertahap. Masyarakat disarankan rutin mengecek status penerima melalui website atau aplikasi Cek Bansos Kemensos, serta memastikan data kependudukan tetap valid agar pencairan berjalan lancar.

Sumber