Kronologi Penemuan Jasad Syafitri Yana di Lingga: Kunci Rumah Dititipkan Sebelum Keberangkatan Suami
Kasus penemuan jasad seorang perempuan bernama Syafitri Yana di kawasan Setajam, dekat SMA Negeri 2 Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, semakin menarik perhatian publik. Jasad korban ditemukan terkubur dangkal di belakang sebuah rumah kontrakan kosong. Seiring dengan penyelidikan yang dilakukan pihak berwajib, terungkap sejumlah fakta mengenai keberadaan suami korban, yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Keberangkatan Suami Korban
Suarman, abang kandung suami Syafitri Yana, menceritakan bahwa adiknya sempat mengunjungi rumahnya pada Senin, 27 April 2026, sebelum berangkat ke luar kota. Dalam pertemuan tersebut, suami korban menitipkan kunci rumah dan mobil yang berada di garasi.
Suarman menanyakan tujuan kepergian adiknya, namun jawaban yang diberikan terkesan singkat. "Dia bilang mau berangkat, mau menenangkan diri," ujarnya menjelaskan.
Komunikasi Setelah Keberangkatan
Setelah keberangkatan, komunikasi antara Suarman dan adiknya sempat berlangsung. Suarman menyebutkan bahwa adiknya menghubunginya setelah tiba di Batam, memberitahukan bahwa ia sudah sampai dan akan menuju bandara.
Namun, komunikasi terputus ketika suami korban berada di dalam pesawat, yang membuat sinyal tidak dapat diakses. Keesokan harinya, komunikasi kembali terjalin, di mana adiknya mengungkapkan bahwa ia telah bertemu dengan anaknya dari mantan istri.
Pemintaan Bantuan Keuangan
Pada sore harinya, suami korban menghubungi Suarman kembali dan meminta bantuan dana sekitar Rp2 hingga Rp3 juta. Suarman menginformasikan bahwa ia tidak memiliki uang pada saat itu, tetapi akan mencari solusi.
Penyelidikan Berlanjut
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam mengenai kasus kematian Syafitri Yana. Berbagai keterangan dan bukti terus dikumpulkan untuk mengungkap fakta-fakta yang ada di balik peristiwa tragis ini.




