Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10: Kutipan Tidak Langsung
TRIBUNNEWS.COM - Dalam pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 10 SMA/MA/SMK/MAK, terdapat tugas yang berfokus pada kutipan tidak langsung. Tugas ini terdapat pada halaman 23 dan 24 dalam buku Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, khususnya pada Bab 1 yang berjudul 'Mengungkap Fakta Alam Secara Objektif'.
Soal 1
Pada soal pertama, siswa diminta untuk mengubah informasi mengenai semut rangrang menjadi kutipan tidak langsung. Dalam informasi tersebut dijelaskan bahwa semut rangrang memiliki keunikan tersendiri dan telah digunakan oleh manusia dalam perkebunan sejak berabad-abad lalu. Sebagai contoh, pada tahun 300 Masehi di Canton, Cina, semut ini digunakan untuk mengusir hama pada tanaman jeruk. Sumber kutipan ini berasal dari buku Pengenal Serangga di Sekitar Kita karya S. Djoewari, yang diterbitkan oleh Alprin pada tahun 2020.
- Hasil kutipan: Tercatat, sekitar tahun 300 Masehi di Canton (Cina), semut ini digunakan untuk mengusir hama pada tanaman jeruk. (S. Djoewari, 2020: 58)
Soal 2
Soal kedua mengharuskan siswa untuk membuat kutipan tidak langsung dari informasi mengenai pengetahuan petani apel tentang penggunaan pestisida dan dampaknya terhadap lingkungan. Disebutkan bahwa pengetahuan yang rendah mengenai serangga polinator dan manfaat tumbuhan penutup tanah menyebabkan petani melakukan tindakan yang merugikan. Informasi ini diambil dari buku Serangga Polinator karya Budi Purwantiningsih yang diterbitkan oleh Universitas Brawijaya Press pada tahun 2014.
- Hasil kutipan: Kurangnya pengetahuan petani apel tentang manfaat tumbuhan penutup tanah tertentu yang merupakan habitat serangga polinator, membuat mereka menyiangi semua tumbuhan penutup tanah dan menjadikannya makanan ternak. (Budi Purwantiningsih, 2014: 101-102)




