Panduan Belajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Urutan Dialog dalam Teks Negosiasi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah menerbitkan buku Bahasa Indonesia untuk siswa SMA/MA/SMK/MAK Kelas 10 (Edisi Revisi) yang mencakup berbagai materi penting, termasuk tentang teks negosiasi. Pada bab IV buku tersebut, siswa diajak untuk menjadi negosiator ulung dengan mempelajari urutan dialog yang tepat dalam teks negosiasi.
Pada halaman 159-160, terdapat soal uji kompetensi yang meminta siswa untuk menentukan urutan dialog yang tepat untuk kutipan teks negosiasi. Salah satu soal yang diajukan adalah:
“6. Urutan dialog yang tepat untuk kutipan teks negosiasi di atas adalah …”
Tahapan Presentasi Teks Negosiasi
Setelah memahami dan menulis teks negosiasi, siswa diharapkan dapat mempresentasikan hasilnya. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti dalam metode presentasi dengan model bermain peran:
- Mendeskripsikan skenario peristiwa: Siswa perlu menjelaskan tahapan peristiwa yang terdapat dalam teks negosiasi dengan baik.
- Mempelajari karakter peran: Karakter dalam teks negosiasi tidak serumit pementasan drama, sehingga siswa cukup berperan sesuai dengan pihak-pihak yang terlibat dalam teks tersebut.
- Menentukan pemeran: Pilih pemeran sesuai dengan jumlah pihak yang terlibat dalam naskah teks negosiasi, serta melibatkan teman sebagai pemeran pembantu jika diperlukan.
- Menata panggung/latar dan peralatan pendukung: Penataan ini harus disesuaikan dengan naskah teks negosiasi, seperti menyiapkan meja dan kursi jika latar tempatnya di kelas.
- Berlatih: Latihan sangat penting untuk meminimalkan kesalahan saat bermain peran. Siswa disarankan untuk berlatih bersama kelompok agar lebih percaya diri dan lancar dalam pengucapan.
Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan siswa dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan memahami proses negosiasi dengan lebih baik.




