Pemprov Kalbar Dorong Pengembangan Wisata Bukit Raya Sambora
Sumber Foto: ANTARA News
Lifestyle

Pemprov Kalbar Dorong Pengembangan Wisata Bukit Raya Sambora

Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam menggali dan mengembangkan potensi wisata daerah, salah satunya destinasi Bukit Raya Sambora di Desa Sambora, Kecamatan Toho.

"Bukit Raya Sambora ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai objek wisata baru berbasis alam dan olahraga dirgantara, khususnya paralayang, karena panorama dan kondisi geografisnya yang dinilai sangat mendukung," kata Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan di Mempawah, Kamis.

Bukit Raya Sambora berada di ketinggian sekitar 606 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan menawarkan bentang alam perbukitan serta lanskap hijau yang luas. Lokasi tersebut dinilai strategis untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata minat khusus sekaligus spot olahraga paralayang di wilayah Kalimantan Barat.

"Pemandangan di sini sangat luar biasa, jarang kita temukan pemandangan seindah ini," tuturnya.

Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah kebutuhan infrastruktur dasar yang harus dipenuhi agar kawasan tersebut layak dan nyaman dikunjungi wisatawan.

Beberapa prioritas pembangunan yang direncanakan antara lain peningkatan akses jalan menuju puncak bukit agar dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, penyediaan air bersih melalui sistem pipanisasi dari bawah bukit, penyambungan jaringan listrik, serta pembangunan fasilitas umum seperti MCK dan mushala.

Ria Norsan menegaskan pihak Pemerintah Provinsi telah meminta Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk segera mengalokasikan anggaran melalui APBD guna mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang di kawasan tersebut.

Dengan dukungan akses dan fasilitas yang memadai, Bukit Raya Sambora diharapkan tidak hanya berkembang sebagai pusat olahraga kedirgantaraan, tetapi juga menjadi destinasi wisata unggulan baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

"Dengan dukungan pembiayaan melalui APBD, mudah-mudahan tempat ini bisa segera menjadi objek wisata yang mudah diakses dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat," katanya.