Poltracking Indonesia Menyampaikan Keberatan atas Pemberitaan Media Indonesia dan Metro TV
Sumber Foto: MetroTVNews.com
Kutipan Publik

Poltracking Indonesia Menyampaikan Keberatan atas Pemberitaan Media Indonesia dan Metro TV

Poltracking Indonesia menyampaikan hak jawab terkait editorial yang dimuat di Media Indonesia dan disiarkan di Metro TV dengan judul "Kembalikan Muruah Lembaga Survei" pada Rabu, 6 November 2024. Dalam pernyataannya, Poltracking mengungkapkan keberatan terhadap ketidakberimbangan informasi yang disampaikan oleh kedua media tersebut.

Menurut Poltracking, acara tersebut hanya menghadirkan satu narasumber dari Dewan Etik Persepi, sehingga informasi yang seharusnya disampaikan dari sisi Poltracking tidak terungkap. Hal ini dianggap berpotensi menyesatkan publik, karena keputusan Dewan Etik Persepi seolah dianggap sebagai keputusan yang mutlak tanpa mempertimbangkan pandangan dari Poltracking.

Poltracking juga menyoroti bahwa pembawa acara, Leonard Samosir dan Aries Fadhilah, sudah memosisikan keputusan Dewan Etik sebagai keputusan yang benar tanpa mempertimbangkan keberatan yang diajukan oleh Poltracking. Beberapa pernyataan dalam acara tersebut, menurut Poltracking, menyiratkan bahwa mereka berada dalam posisi yang salah.

Dalam hak jawabnya, Poltracking menyampaikan beberapa fakta yang mereka rasa penting untuk dipublikasikan:

  • Poltracking merasa telah menjadi target sejak awal, bahkan sebelum temuan Survei Jakarta.
  • Adanya perlakuan yang berbeda antar sesama anggota Persepi.
  • Poltracking telah mengirimkan data yang diminta untuk diperiksa dan tidak ada data yang membingungkan.
  • Dewan Etik tidak dapat menilai dan memeriksa kesahihan data yang disampaikan oleh Poltracking.
  • Poltracking tidak disebutkan melanggar etika atau peraturan apapun, namun tetap diberikan sanksi.
  • Aturan Dewan Etik menyatakan bahwa lembaga survei yang melakukan kesalahan berat dapat langsung dikeluarkan, namun Poltracking tidak disebutkan melakukan kesalahan dan tetap diumumkan sanksinya.

Poltracking meminta agar Media Indonesia dan Metro TV memberikan ruang bagi hak jawab ini untuk disampaikan kepada publik, agar informasi yang disajikan lebih berimbang. Mereka siap untuk memberikan data tambahan yang diperlukan untuk mendukung klarifikasi ini.

Harapan Poltracking adalah agar media sebagai pilar demokrasi dapat selalu menyajikan informasi yang berimbang dan akurat kepada publik, sesuai dengan tugas jurnalistik yang diemban.