Saham AS Menguat Usai Pembatalan Tarif Trump, Dolar Melemah
Rita Nazareth -- Bloomberg News
Bloomberg, Indeks saham Amerika Serikat (AS) naik, Sedangkan obligasi pemerintah (US Treasury) dan dolar melemah. Hal ini dipicu sentimen pelaku pasar menganggap putusan Mahkamah Agung terkait pembatalan kebijakan tarif dagang internasional Presiden Donald Trump berpotensi menekan keuangan pemerintah yang tidak mungkin mengubah arah perekonomian.
Setelah penurunan singkat, indeks S&P 500 kembali naik 0,7% pada hari Jumat, mencatatkan kinerja mingguan terbaiknya sejak 9 Januari. ETF yang melacak pasar negara berkembang mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik dua basispoin (bps) menjadi 4,08%. nilai tukar dolar AS merosot 0,2%.
“Pada titik ini, guncangan kebijakan seharusnya dilihat sebagai bagian tak terpisahkan dari lanskap investasi — tetapi dalam beberapa tahun terakhir, guncangan tersebut seringkali terbukti berumur pendek sehingga mungkin tidak perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan jangka panjang, melainkan dimanfaatkan secara taktis,” kata Tom Garretson dari RBC Wealth Management.
Investor tidak akan menyesuaikan pandangan mereka sampai informasi konkret diberikan, menurut Michael O’Rourke dari JonesTrading.
Baca Juga
'Kebakaran' di Wall Street Merambat ke Asia, IHSG Juga Kena
Hal Perlu Diketahui Soal Putusan Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif
MA AS Batalkan Tarif, Picu Polemik Refund Dana Importir Rp2.870 T
Next article →




