Selly Andriany Minta Kemensos Perkuat Validitas Data Bansos agar Tepat Sasaran
Kutipan News - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina meminta Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memperkuat validitas data penerima bantuan sosial (bansos) agar program perlindungan sosial tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa tingginya serapan anggaran bukanlah indikator keberhasilan jika manfaat program tidak diterima oleh masyarakat yang berhak.
Awal Kejadian
Pernyataan tersebut disampaikan Selly dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI yang melibatkan Menteri Agama RI, Menteri Sosial RI, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Menteri Haji dan Umrah RI, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta.
Perkembangan
Selly menekankan pentingnya memastikan bahwa data yang digunakan dalam penyaluran bansos telah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan bukan masih mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Ia mengingatkan agar penguatan program baru, seperti Sekolah Rakyat, tidak mengurangi perhatian terhadap program-program sosial lain yang menyasar kelompok rentan.
Ia mengusulkan perencanaan anggaran Kemensos yang lebih komprehensif agar semua program prioritas dapat berjalan seimbang, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, ia juga menyoroti masalah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang masih merangkap jabatan, yang dinilai perlu dievaluasi untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas mereka.
Kondisi Terakhir
Selly menegaskan bahwa kondisi rangkap jabatan pendamping PKH harus menjadi bahan evaluasi bagi Menteri Sosial untuk mencegah masalah administrasi di kemudian hari.




