Sonya Depari, Anak Jenderal yang Dibully, Tutup Akun Instagram
Sumber Foto: WowKeren
Kutipan Publik

Sonya Depari, Anak Jenderal yang Dibully, Tutup Akun Instagram

Sonya Depari, seorang siswi SMA dari Methodist 1 Medan, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah video dirinya yang memarahi seorang polwan beredar luas di media sosial. Insiden tersebut terjadi setelah Sonya dan teman-temannya melakukan konvoi yang berujung pada penangkapan oleh pihak kepolisian. Sikap arogan Sonya dalam menghadapi penegakan hukum memicu kemarahan netizen, terutama karena ia mengklaim sebagai anak dari Irjen Arman Depari, Deputi Bidang Pemberantasan Narkoba Nasional (BNN).

Setelah penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa Sonya bukanlah anak kandung Arman Depari, melainkan kerabat. Hal ini semakin memperburuk citranya di mata publik, yang mengecam tindakan dan perilakunya. Meskipun banyak kritik yang diterimanya, Sonya justru mengunggah kutipan dari B.J. Habibie, yang berisi bahwa penghinaan dari orang lain merupakan bentuk pujian atas perhatian mereka. Ia menyatakan, "Ketika seseorang menghina kamu, itu adalah sebuah pujian bahwa selama ini mereka menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan kamu, bahkan ketika kamu tidak memikirkan mereka."

Namun, tindakan ini tidak menghentikan hujatan dari netizen. Banyak yang mencemooh sikapnya, mengingat statusnya sebagai anak dari seorang pejabat. Kritikan terus berdatangan, dengan beberapa netizen mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap perilakunya yang dianggap tidak mencerminkan etika yang baik.

Di tengah situasi yang semakin memanas, kabar duka datang dari keluarga Sonya. Ayahnya, Makmur Depari, yang berusia 60 tahun, dilaporkan mengalami syok akibat tekanan yang diterima keluarganya dan akhirnya meninggal dunia. Kejadian ini berimbas pada kondisi mental Sonya, yang dilaporkan mengalami depresi dan memutuskan untuk menutup akun Instagramnya. Meskipun demikian, masih terdapat sekitar 40 akun Instagram yang diduga merupakan kloningan yang menggunakan namanya.