Vietnam Perkuat Kerja Sama OECD dengan Asia Tenggara dalam Pertemuan Diplomat
Kutipan News - Selama pertemuan tersebut, para delegasi membahas kondisi kerja sama saat ini dalam kerangka SEARP, serta arah masa depan untuk mempromosikan hubungan antara OECD dan Asia Tenggara. Negara-negara peserta sangat menghargai peran SEARP yang semakin penting sebagai platform kerja sama yang efektif, yang berkontribusi dalam mendukung negara-negara Asia Tenggara untuk meningkatkan kapasitas pembuatan kebijakan mereka, mempromosikan reformasi ekonomi, dan berintegrasi lebih dalam ke dalam sistem ekonomi global.
Menekankan bahwa Vietnam selalu menghargai dan secara aktif berpartisipasi dalam mekanisme kerja sama OECD, khususnya SEARP, salah satu program regional utama OECD, Duta Besar menegaskan bahwa, dalam kapasitasnya sebagai ketua bersama SEARP dengan Australia untuk periode 2022-2025, Vietnam telah berupaya untuk mempromosikan Program tersebut secara substantif dan efektif, terkait dengan prioritas pembangunan kawasan, berkontribusi pada penguatan kerja sama antara ASEAN dan OECD serta meningkatkan suara ASEAN dalam isu-isu ekonomi global.
Para duta besar dan kuasa usaha dari berbagai negara sangat mengapresiasi kontribusi positif Vietnam selama masa jabatannya sebagai Ketua Bersama SEARP baru-baru ini, khususnya dalam keberhasilan penyelenggaraan Forum Menteri OECD-Asia Tenggara dan mempromosikan dialog kebijakan di banyak bidang penting seperti pemulihan ekonomi, transformasi digital, pembangunan hijau, dan peningkatan ketahanan ekonomi.
Ke depan, negara-negara tersebut menyambut baik peran Kanada dan Filipina sebagai ketua bersama SEARP untuk periode 2025-2028, sambil menekankan perlunya terus memperkuat koordinasi dan secara efektif mengimplementasikan prioritas program, khususnya di bidang konektivitas, inovasi, pembangunan berkelanjutan, dan mendukung negara-negara dalam mendekati standar OECD.
Duta Besar Trinh Duc Hai menegaskan bahwa Vietnam terus menjadi mitra yang aktif dan bertanggung jawab dalam SEARP, dan menyatakan keinginannya untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara anggota OECD untuk berkontribusi dalam mengkonsolidasikan peran SEARP sebagai mekanisme kerja sama regional yang praktis, efektif, dan jangka panjang.
Selama pertemuan tersebut, Duta Besar Trinh Duc Hai bertukar pandangan dengan para Duta Besar dan Kepala Delegasi Australia dan Kanada untuk OECD, serta para Duta Besar dan Kuasa Usaha Laos, Kamboja, Indonesia, Brunei, dan negara-negara lain, mengenai perkembangan kompleks terkini di Timur Tengah, khususnya dampaknya terhadap ekonomi global dan keamanan energi.
Para pihak berbagi penilaian mengenai isu-isu terkait gangguan pasokan dan volatilitas harga energi, serta bertukar pengalaman dalam memastikan keamanan energi dan memperkuat ketahanan ekonomi terhadap guncangan eksternal.
Dengan latar belakang situasi global dan regional yang berkembang pesat, kompleks, dan tidak dapat diprediksi, para Duta Besar dan Kuasa Usaha ASEAN menekankan pentingnya mempertahankan peran sentral ASEAN dan memperkuat solidaritas internal, sehingga berkontribusi pada stabilitas regional dan meningkatkan kemampuan untuk menanggapi tantangan bersama.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang ramah dan terbuka, mencerminkan komitmen bersama semua pihak untuk lebih mempromosikan kerja sama antara OECD dan Asia Tenggara di masa mendatang.




