Band Wali Menggugah Euforia di KLBB Festival 2026 dengan Penampilan Enerjik dan Doa Bersama
Kutipan News - Perbesar
Mereka membuka dengan menyanyikan lagu "Cari Berkah (CABE)" dan "Nenekku Pahlawanku", diikuti hits seperti "Emang Dasar", "Ada Gajah di Balik Batu", "Tobat Maksiat", "Yank", "Aku Bukan Bang Toyib", serta penutup "Cari Jodoh". Penonton kompak bernyanyi dan berjoget mengikuti irama ceria, menciptakan euforia luar biasa.
Personel band Faank (vokal), Tomi (drum), Endang (bass), Raden (gitar ritme), Apoy (gitar utama) sangat semangat dan energik membawakan lagu-lagu nya meski sedang menjalani puasa Ramadan.
Momen Religius Band Wali Membaca Doa dan Al-Fatihah Bersama Penonton
Antusiasme penonton KLBB 2026 membuat vokalis band Wali, Faank, sampai merasa sempat lupa sedang berpuasa karena energi penonton yang tinggi, meskipun berlangsung di bulan Ramadan.
"Pokoknya performance kali ini luar biasa penontonnya sangat antusias sampai lupa kalau hari ini puasa, dan enggak nyangka juga penontonnya banyak yang puasa keren banget. Mereka kompak banget yaa, karena ini adalah konser pertama di Bulan Puasa," ujarnya.
Faank Wali mengajak ribuan hadirin membaca Al-Fatihah bersama, membawa nuansa haru sekaligus syahdu di tengah konser energik. Bassis Endang dan gitaris Apoy menyebut antusiasme penonton begitu spektakuler, dan mereka mensyukuri momen doa tersebut. Inilah yang membedakan Wali dengan band lainnya, yakni selalu ada selipan doa khusus untuk para penonton.
"Yaa memang insyaAllah sejak November itu, karena memang jarang-jarang kita dapat rezeki untuk doa bareng oleh ribuan orang. Rezeki banget buat kami, makanya mulai dari doanya", ujar Apoy
Lanjut Baca:
Band Wali merilis lagu berjudul "Romantika Badar dan Uhud" yang diluncurkan secara resmi pada 13 Februari 2026 di bawah naungan label Nagaswara dalam menyambut Ramadhan 2026. Lagu ini diciptakan oleh Apoy (gitaris) sebagai bentuk refleksi diri dan upaya menyambut Ramadhan 1447 Hijriah dengan makna mendalam, bukan sekadar lagu religi biasa. Lagunya tetap mempertahankan ciri khas Pop Melayu khas Wali, namun dengan sentuhan kreatif yang lebih kaya. "Yaa lagu ini kita buat bareng-bareng dan prosesnya lumayan singkat, tapi entah kenapa chemistry yang kita dapatkan di lagu ini rasa-rasanya terpaku kepada kami semua gitu, ditentukan bagaimana kehebatan ini yang di dalamnya juga ada kekalahan," ujar Apoy.




