BBNI Hentikan Buyback Saham, Alihkan ke Program ESOP
Sumber Foto: IDNFinancials.com
Ekonomi

BBNI Hentikan Buyback Saham, Alihkan ke Program ESOP

Kutipan News - JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menghentikan program pembelian kembali (buyback) saham 2026, setelah merealisasikan pembelian sebanyak 77,85 juta lembar saham.

Corporate Secretary BBNI, Okki Rushartomo, mengatakan seluruh saham treasury hasil buyback ini, akan dialihkan melalui Program Kepemilikan Saham bagi Pegawai (Employee Share Ownership Program/ESOP).

Dalam keterangan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Okki menjelaskan penghentian buyback ini sesuai pertimbangan kondisi makroekonomi, kondisi pasar, serta kebutuhan pengalihan saham treasury sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Ia menambahkan, penghentian buyback dan rencana pengalihan saham treasury ini, tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha BBNI.

“Mengingat kondisi permodalan dan likuiditas perseroan yang tetap kuat pasca pelaksanaan buyback,” ungkap Okki.

Dalam laporan IDNFinancials.com sebelumnya, BBNI menyebut buyback saham terbaru yang dilakukan pada tahun ini, dalam rangka mengimbangi tekanan yang dihadapi oleh saham perseroan pada 2025.

“Buyback dimaksudkan untuk membantu mengurangi tekanan jual di pasar ... sekaligus memberi indikasi kepada investor bahwa perusahaan memandang harga saham saat ini, tidak mencerminkan fundamental perusahaan,” imbuh Manajemen BBNI, dalam pernyataan yang disampaikan Maret 2026. (KR)