CFN Paser: Ruang Kreativitas bagi Musisi dan UMKM Lokal
Sumber Foto: RRI.co.id
Hiburan

CFN Paser: Ruang Kreativitas bagi Musisi dan UMKM Lokal

UMKM

Samarinda

Editor - Achmad Junaidi

RRI.CO.ID, Paser: Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser terus berupaya meningkatkan sektor pariwisata berbasis ekonomi kreatif. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengembangkan UMKM melalui kegiatan Car Free Night (CFN) di Komplek GOR Sadurengas, Kecamatan Tanah Grogot. Program ini menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, seniman, dan masyarakat dalam satu aktivitas terpadu.

CFN digelar rutin setiap Jumat mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WITA. Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan lapak kuliner, camilan, minuman, serta wahana permainan, tetapi juga dimeriahkan berbagai penampilan hiburan. Suasana malam akhir pekan di kawasan GOR Sadurengas pun menjadi lebih hidup dan ramai dikunjungi warga.

Salah satu pengisi acara yang tampil adalah grup musik Notus Music yang digawangi Rio sebagai vokalis, Haris gitaris, Firdan drummer, dan Aryo sebagai basis. Kehadiran band lokal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung CFN. Mereka membawakan sejumlah lagu populer yang menghibur masyarakat yang sedang berbelanja maupun bersantai.

Rio, vokalis Notus Music, mengaku bersyukur mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, CFN menjadi wadah penting bagi para musisi lokal untuk menunjukkan karya dan kemampuan mereka. “Menurut saya bagus ada kegiatan seperti ini, karena untuk para pemusik di Grogot kan tempat tampilnya masih kurang. Dengan acara ini kami bisa tampil dan band kami jadi lebih dikenal,” ujar Rio.

Ia menambahkan, keberadaan CFN tidak hanya berdampak pada geliat UMKM, tetapi juga pada perkembangan komunitas pemuda dan musisi di Paser. “Kalau bisa kegiatan seperti ini terus ditingkatkan, supaya musisi di Grogot bisa lebih berkembang dan punya tempat untuk mengapresiasi karya mereka. Dengan tampil di sini, orang-orang jadi tahu ada band lokal yang aktif,” ujarnya.

Rio juga menilai kegiatan UMKM akan terasa kurang hidup tanpa dukungan hiburan musik. Menurutnya, kehadiran musisi membuat suasana CFN berbeda dengan pasar malam pada umumnya. Ia berharap program ini terus berkembang sehingga mampu mendorong sektor ekonomi kreatif di Bumi Daya Taka dan memberi ruang lebih luas bagi talenta lokal untuk berkreasi.