Festival Film Internasional Malaysia Raih Pengakuan Rekor ASEAN
Kutipan News - Festival Film Internasional Malaysia (Malaysia International Film Festival/MIFFest) mendapatkan pengakuan dari ASEAN Records sebagai festival film internasional independen pertama di kawasan yang secara konsisten menampilkan karya sineas negara-negara anggota ASEAN.
Awal Kejadian
Penghargaan tersebut diberikan menjelang penyelenggaraan MIFFest edisi kesembilan yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 25 Juli 2026 di Kuala Lumpur. Festival ini mengusung tema 'Resonance' dan akan menampilkan beragam film dari berbagai negara, serta menjadi wadah bagi sineas, pelaku industri, dan pecinta film untuk menjalin kerja sama lintas negara.
Perkembangan
Presiden sekaligus pendiri MIFFest, Joanne Goh, menyatakan bahwa pengakuan ini adalah bentuk apresiasi kepada semua yang percaya pada visi festival untuk menghubungkan budaya melalui sinema. MIFFest juga menyelenggarakan berbagai kegiatan industri, termasuk forum, diskusi, dan kelas master, serta sesi pertemuan antara sineas dan pelaku industri perfilman internasional. Program-program ini bertujuan membuka peluang kolaborasi dan memperluas akses bagi pembuat film dari Asia Tenggara ke pasar global.
Kondisi Terakhir
MIFFest melanjutkan program ASEAN On Screen, yang menampilkan karya sineas dari negara-negara Asia Tenggara. Kerja sama dengan berbagai organisasi perfilman internasional diharapkan dapat memperluas jaringan distribusi dan promosi, memberikan lebih banyak kesempatan bagi film-film dari kawasan untuk tampil di festival dan pasar internasional. Pengakuan dari ASEAN Records dipandang sebagai tonggak penting bagi perkembangan industri kreatif Malaysia, serta menunjukkan peran festival film dalam memperkuat hubungan budaya dan kerja sama regional.




