Negara ASEAN Didorong Percepat Perundingan COC di Laut China Selatan
Sumber Foto: JPNN.com
Internasional

Negara ASEAN Didorong Percepat Perundingan COC di Laut China Selatan

Kutipan News - Anggota South China Sea Council, Anak Agung Banyu Perwita, mendorong negara-negara di Kawasan Asia Tenggara untuk segera mempercepat perundingan Code of Conduct (COC) di Laut China Selatan (LCS) mengingat satu dekade telah berlalu sejak putusan arbitrase yang diajukan Filipina tanpa menunjukkan perbaikan di kawasan.

Awal Kejadian

Putusan arbitrase LCS yang diumumkan sepuluh tahun lalu tidak membawa perubahan positif bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Ketegangan dan persaingan antarnegara justru meningkat, disertai dengan semakin seringnya insiden penegakan hukum di laut yang membuat situasi semakin kompleks.

Perkembangan

Banyu Perwita menekankan bahwa fokus seharusnya dialihkan dari perdebatan hukum yang berkepanjangan kepada upaya mempercepat perundingan COC, penyempurnaan mekanisme manajemen krisis, penguatan sentralitas ASEAN, dan pencegahan politisasi dalam isu LCS. Ia menegaskan bahwa yang dibutuhkan negara-negara ASEAN adalah perdamaian dan stabilitas kawasan, serta jaminan keamanan jalur pelayaran internasional.

Kondisi Terakhir

Banyu Perwita menilai stabilitas jangka panjang di Laut China Selatan akan bergantung pada kemampuan negara-negara di kawasan untuk membangun mekanisme tata kelola yang inklusif dan berkelanjutan. Ia juga menyatakan bahwa LCS bukan hanya soal isu keamanan, tetapi juga berkaitan dengan jalur perdagangan internasional, distribusi energi, dan integrasi ekonomi ASEAN. Meningkatnya ketegangan di kawasan berpotensi mengganggu rantai pasok dan melemahkan prospek pertumbuhan ekonomi.