IHSG Diprediksi Menguat, Rekomendasi Beli untuk TINS, ADMR, dan PSAB
Sumber Foto: Investortrust.id
Ekonomi

IHSG Diprediksi Menguat, Rekomendasi Beli untuk TINS, ADMR, dan PSAB

JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/2/2026), berpeluang menguat terbatas dengan rentang pergerakan 8.230-8.4006. Tiga saham pilihan yang direkomendasikan beli hari ini, yaitu TINS, ADMR, dan PSAB.

BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, koreksi indeks kemarin masih wajar dan belum mengubah struktur tren bullish jangka menengah. IHSG tetap berpeluang melanjutkan penguatan terbatas menuju resistance psikologis terdekat di 8.400.

Pergerakan indeks juga akan didukung katalis, yaitu pasar akan mencermati rilis data current account kuartal IV-2025 yang diproyeksikan surplus sekitar US$ 2 miliar (vs. surplus US$ 4 miliar pada Q3-2025), serta perkembangan pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden AS terkait potensi kesepakatan tarif.

Laju indeks juga akan terpengaruh pergerakan bursa saham dunia, seperti pelemahan Dow Jones sebanyak 0,54% semalam. Begitu juga dengan indeks S&P500 melemah 0,28% dan Nasdaq terkoreksi 0,31%.

Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham TINS dengan target harga Rp 4.360-4.540, ADMR dengan target harga Rp 2.100-2.300, dan PSAB dengan target harga Rp 580-615.

Kemarin, IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 36,15 poin (0,44%) menjadi 8.274,08 dengan investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 387,78 miliar. Net buy tersebut ditopang adanya crossing saham SMMA dari pemodal domestic ke pemodal asing senilai Rp 500 miliar melalui pasar negosiasi.

Tekanan IHSG kemarin dipicu atas atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 1,03%, sektor teknologi 1,16%, sektor infrastruktur 0,27%, sektor industry 0,26%, dan infrastruktur 0,27%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, consumer primer, dan energi.

Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KOCI naik 35% menjadi Rp 216, saham BRRC menguat 34,04% menjadi Rp 126, SOTS naik 25% menjadi Rp 2.350, RMKO naik 24,69% menjadi Rp 1.010, NATO naik 24,62% menjadi Rp 810, SKBM menguat 24,55% menjadi Rp 685, dan ARKO menguat 20% menjadi Rp 9.000.