Jimmy Budiarto Kuasai 90% Saham PT J Resources Asia Pasifik
Sumber Foto: IDNFinancials.com
Ekonomi

Jimmy Budiarto Kuasai 90% Saham PT J Resources Asia Pasifik

Kutipan News - JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/2), menampilkan investor Jimmy Budiarto yang memborong 622,84 juta saham perusahaan pertambangan emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

Melalui PT Artha Sekuritas Indonesia, porsi sahamnya meningkat menjadi 90%. Selain sebagai investor mayoritas, Jimmy juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PSAB.

Pembelian saham dalam jumlah fantastis terpantau dari PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK). Seiko Manito, investor sekaligus pendiri yang tadinya memegang 9,14% saham, memborong hingga 1,97 miliar lembar saham.

Kepemilikannya pun naik tajam ke 54,17% sehingga ia menjadi pemegang saham pengendali di emiten produk digital ini.

Kemudian, pengendali saham produsen makanan PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA), PT Pangan Sejahtera Investama, memborong 1 juta lembar dan kini memegang 58,47% saham. Pembelian ini dilakukan lewat PT CGS International Sekuritas Indonesia.

Pengendali emiten farmasi PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC), PT Bogamulia Nagadi, menambah 169 ribu saham lagi, dengan total saham 90,49%. PT OCBC Sekuritas Indonesia memfasilitasi belanja tersebut.

Aksi buyback masih terlihat dari produsen semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). Dengan membeli 124 ribu saham lewat PT INA Sekuritas Indonesia, total saham treasuri kini meningkat menjadi sebesar 6,52%.

Di sisi lain, PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) melepas 200 juta saham , anak usahanya di bidang investasi energi. Kepemilikannya turun ke 11,61% setelah menjual saham lewat PT MNC Sekuritas.

Masih dari MNC Group, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengurangi 1 juta lembar saham di emiten media lewat PT Trust Sekuritas. Sahamnya masih di kisaran 8,42%.

PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) memfasilitasi penjualan yang ia lakukan sendiri terhadap 94,25 juta saham PT Hillcon Tbk (HILL) yang bergerak di bidang pertambangan nikel. Imbasnya, saham investor ini turun ke 8,71%.

Pengendali emiten keuangan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), yaitu PT Sinar Mas Cakrawala, pun melepas saham. Setelah menjual 10,49 juta saham lewat PT Sinarmas Sekuritas, sahamnya turun tipis ke 49,01%.