Opini BoJ: Suku Bunga Masih Negatif Meski Ada Kenaikan
Bank of Japan (BoJ) menerbitkan Ringkasan Opini dari pertemuan kebijakan moneter bulan Desember, dengan temuan utama dicatat di bawah ini.
Kutipan-Kutipan Utama
Salah satu anggota mengatakan meskipun suku bunga kebijakan akan tetap sangat negatif, Bank of Japan harus memantau dengan cermat dampak kenaikan suku bunga terhadap ekonomi dan pasar.
Salah satu anggota mengatakan BOJ harus menaikkan suku bunga secara bertahap untuk menghindari menjadi tertinggal.
Salah satu anggota mengatakan BOJ harus memeriksa perkembangan ekonomi, harga, dan keuangan saat menyesuaikan tingkat kebijakan moneter daripada memikirkan laju tertentu.
Salah satu anggota mengatakan suku bunga riil Jepang adalah yang terendah secara global sehingga tepat untuk menaikkan mengingat dampaknya terhadap inflasi melalui pasar valas (forex).
Salah satu anggota mengatakan mempertahankan suku bunga riil di level-level yang berbeda dari keseimbangan dapat menyebabkan distorsi dalam distribusi sumber daya dan mempengaruhi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Salah satu anggota mengatakan paket stimulus pemerintah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi selama satu hingga dua tahun ke depan.
Salah satu anggota mengatakan upah riil kemungkinan akan berbalik positif pada semester pertama tahun depan.
Perwakilan Kantor Kabinet mengakui keputusan BOJ sebagai bertujuan untuk mencapai target harga secara stabil, meskipun harus waspada terhadap perkembangan dalam belanja modal dan keuntungan perusahaan.
Perwakilan Kantor Kabinet mengatakan berharap Bank of Japan mengarahkan kebijakan yang tepat sesuai dengan undang-undang Bank of Japan, pernyataan bersama pemerintah-Bank of Japan.
Reaksi Pasar
Setelah Ringkasan Opini BoJ, pasangan mata uang USD/JPY turun 0,28% pada hari ini untuk diperdagangkan di 156,06, pada saat berita ini ditulis.
Bagian ini diterbitkan pada 28 Desember pukul 22.37 GMT (Senin, 05:37 WIB) sebagai pratinjau rilis Ringkasan Opini BoJ.
Pratinjau Ringkasan Opini BoJ
Bank of Japan (BOJ) akan menerbitkan laporannya pada hari Minggu pukul 23:50 GMT (Senin, 06:50 WIB). Laporan ini mencakup proyeksi BOJ untuk inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Ini dijadwalkan 8 kali setahun, sekitar 10 hari setelah Pernyataan Kebijakan Moneter dirilis.
Bagaimana Ringkasan Opini BoJ dapat Mempengaruhi USD/JPY?
USD/JPY diperdagangkan datar pada hari ini menjelang Ringkasan Opini BoJ. Namun, kemungkinan bahwa Ketua Federal Reserve (The Fed) baru untuk menggantikan Jerome Powell dapat mempertimbangkan untuk memangkas suku bunga tahun depan mungkin akan membebani Dolar AS (USD) terhadap Yen Jepang (JPY).
Hambatan sisi atas pertama untuk pasangan mata uang USD/JPY terlihat di tertinggi 9 Desember di 156,95. Level resistance berikutnya muncul di tertinggi 22 Desember di 157,70, kemudian tertinggi 20 November di 157,89.
Di sisi bawah, terendah 26 Desember di 155,96 akan memberikan sedikit kenyamanan bagi pembeli. Pelemahan yang berlanjut dapat melihat penurunan ke terendah 19 Desember di 155,44. Level pertentangan berikutnya terletak di terendah 17 Desember di 154,51.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.




