PM Jepang Takaichi: Utang Nasional Masih Tinggi, Pembatasan Obligasi Mungkin Dilakukan
Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengatakan pada hari Selasa bahwa tingkat utang nasional masih tinggi, menambahkan bahwa mungkin saja untuk mengurangi jumlah penerbitan obligasi baru untuk anggaran tahun fiskal 2026.
Kutipan-Kutipan Utama
Kebijakan fiskal proaktif yang bertanggung jawab tidak berarti penerbitan obligasi yang tidak bertanggung jawab atau pemotongan pajak.
Tingkat utang nasional Jepang masih tinggi.
Mungkin saja untuk membatasi jumlah penerbitan obligasi baru untuk anggaran tahun fiskal 2026.
Kenaikan suku bunga Bank of Japan dilakukan untuk mencapai target inflasi 2 persen secara stabil dan berkelanjutan.
Reaksi Pasar
Pasangan mata uang USD/JPY turun 0,59% pada hari ini dan diperdagangkan di 156,07 pada saat berita ini ditulis.




