Rekomendasi Saham Ajaib Sekuritas: ICBP, SIDO, dan CMRY Hadapi Tekanan Pasar
Sumber Foto: Ajaib
Ekonomi

Rekomendasi Saham Ajaib Sekuritas: ICBP, SIDO, dan CMRY Hadapi Tekanan Pasar

Pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,53% atau turun 42,83 poin ke level 8.103. Pelemahan IHSG terjadi seiring koreksi bursa global serta berlanjutnya aksi jual investor asing yang mencatatkan outflow Rp469 miliar pada hari tersebut, sehingga akumulasi arus keluar asing sepanjang tahun berjalan mencapai Rp11,95 triliun. Sentimen negatif juga datang dari keputusan Moody’s yang mempertahankan peringkat obligasi Indonesia di level Baa2, namun menurunkan outlook menjadi negatif. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian kebijakan yang berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan risk premium, sehingga berdampak pada valuasi pasar saham domestik, meskipun pertumbuhan PDB 2025 tercatat solid di level 5,11% yoy.

Dari global, bursa Wall Street bergerak kompak di zona merah dengan indeks Nasdaq memimpin penurunan sebesar 1,59%. Tekanan terutama datang dari saham teknologi, termasuk Microsoft (MSFT) yang terkoreksi setelah mengumumkan belanja modal besar untuk pengembangan AI. Di sisi lain, aset berisiko tinggi seperti Bitcoin juga mengalami tekanan signifikan. Dengan kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, IHSG hari ini diperkirakan masih bergerak melemah dalam rentang 7.800–8.100.

Berikut rekomendasi saham hari ini menurut Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih

Rekomendasi Saham Hari Ini (6 Februari 2026)

1. ICBP

Closing Price: 8.300

Target Price (TP): 8.600

Stop Loss: 7.900

ICBP berpotensi mengalami reversal jangka pendek dengan pergerakan harga yang bertahan di atas rata-rata pergerakan MA 5, 20, dan 50. Indikator MACD menunjukkan bar histogram positif yang mengindikasikan momentum akumulasi. Dari sisi fundamental, pada kuartal III 2025 ICBP mencatatkan pendapatan sebesar Rp18,6 triliun atau tumbuh 0,76% secara tahunan. Namun, laba bersih tertekan 65,9% yoy menjadi Rp1,57 triliun akibat kenaikan beban bunga, yang menjadi perhatian pelaku pasar dalam jangka pendek.

2. SIDO

SIDO menunjukkan sinyal bullish reversal di area support MA 5. Indikator MACD masih bergerak melemah terbatas namun berada dalam fase akumulasi. Kinerja fundamental SIDO relatif solid, tercermin dari laporan keuangan kuartal III 2025 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 23% yoy menjadi Rp900 miliar serta laba bersih yang meningkat 28% yoy menjadi Rp218 miliar.

Beli SIDO

3. CMRY

CMRY berpotensi mencatatkan reversal jangka pendek setelah membentuk pola double bottom di area support dan bergerak di atas MA 5 dan 20. Indikator MACD berada dalam momentum akumulasi. Dari sisi kinerja, CMRY membukukan pertumbuhan pendapatan 22% yoy menjadi Rp2,73 triliun pada kuartal III 2025, dengan laba bersih melonjak signifikan sebesar 71% yoy menjadi Rp608 miliar.

Tabel Rekomendasi Saham Hari Ini (6 Februari 2026)

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.