Transformasi Digital Tingkatkan Daya Saing UMKM di Bangka
Sumber Foto: RRI.co.id
Teknologi

Transformasi Digital Tingkatkan Daya Saing UMKM di Bangka

Kutipan News - RRI.CO.ID,Sungailiat - Transformasi digital kian menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di tengah perubahan perilaku konsumen yang serba online, pemanfaatan platform digital dinilai mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus menekan biaya operasional usaha.

Dira, owner MATCHA FOREST di Bangka, mengatakan pelaku UMKM saat ini mau tidak mau harus mengikuti arus pasar. Menurutnya, mayoritas pelanggan kini terbiasa berbelanja melalui sistem online, baik melalui media sosial maupun platform marketplace. “Sekarang pelanggan apa-apa maunya online. Jadi kita sebagai pelaku usaha harus menyesuaikan diri,” ujarnya.

Ia menambahkan, berjualan secara digital memberikan banyak keuntungan, terutama dari sisi efisiensi biaya. Tanpa harus memiliki toko fisik, pelaku usaha tetap bisa memasarkan produk secara luas. “Selain mudah dijangkau, juga lebih hemat biaya. Tanpa sewa tempat pun kita sudah bisa jualan dan menjangkau lebih banyak konsumen,” Ungkap Dira.

Pemanfaatan platform digital juga memungkinkan promosi yang lebih kreatif dan interaktif. Konten foto, video, hingga siaran langsung dinilai efektif menarik perhatian calon pembeli. Dengan strategi yang tepat, UMKM dapat membangun branding yang kuat meski dimulai dari skala kecil.

Sementara itu, Cici, owner ROTI KUCING Bangka, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri bagi pelaku UMKM. Ia mengingatkan agar para pengusaha kecil tidak cepat puas dan terus belajar mengikuti perkembangan teknologi pemasaran digital. “Jangan bosan untuk upgrade diri, baik lewat kelas, pelatihan, atau belajar otodidak dari kanal YouTube,” ujarnya.

Menurut Cici, saat ini hampir seluruh proses pemasaran hingga transaksi dilakukan secara online. Mulai dari promosi produk, komunikasi dengan pelanggan, hingga pembayaran digital, semuanya memanfaatkan teknologi. Karena itu, pemahaman dasar tentang digital marketing menjadi bekal penting agar usaha tetap bertahan dan berkembang.

Salah satu pendengar RRI di Sungailiat, Risma,mengaku lebih sering berbelanja produk UMKM melalui media sosial. “Lebih praktis, tinggal pesan lewat chat dan bayar transfer. Produk lokal juga jadi lebih mudah ditemukan,” ujarnya. Ia menilai kehadiran UMKM di platform digital membuat pilihan belanja semakin beragam.

Dengan perubahan pola konsumsi masyarakat, transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pelaku UMKM di Bangka diharapkan mampu memanfaatkan peluang ini secara maksimal, sehingga produk lokal tetap kompetitif dan mampu bersaing di tengah derasnya arus perdagangan berbasis teknologi.