U2 Rilis EP 'Days Of Ash' sebagai Penghormatan dan Seruan Perdamaian
JAKARTA - U2 kembali dengan koleksi lagu baru pertama mereka dalam hampir satu dekade, dibuka dengan penghormatan kepada Renee Good, seorang ibu asal Minnesota yang ditembak mati oleh agen federal selama penindakan imigrasi besar-besaran musim dingin ini.
Band rock Irlandia ini merilis EP berisi enam lagu berjudul Days Of Ash pada hari Rabu (18/2). Lagu pertamanya, American Obituary, didedikasikan untuk Good, yang meninggal pada 7 Januari di Minneapolis saat berkonfrontasi dengan agen Imigrasi dan Bea Cukai. Lagu ini merupakan seruan untuk perdamaian dan penghormatan terhadap kehidupan Good.
“Renee tidak hanya percaya pada kebaikan; dia menghidupkannya, sepenuhnya dan dengan penuh semangat,” kata pasangan Renee, Becca Good, dalam pernyataan yang dirilis bersama proyek tersebut. “Dia percaya setiap orang berhak mendapatkan belas kasih, perhatian, dan martabat yang sama tanpa memandang siapa mereka.”
Doc: AFP/KEVIN WINTER
Ket. U2
Band tersebut merilis EP tersebut pada Hari Rabu Abu, dan menggambarkannya sebagai respons langsung terhadap peristiwa terkini serta terinspirasi oleh orang-orang yang berjuang di garis depan kebebasan.
Vokalis Bono sering memasukkan tema-tema sosial ke dalam musik U2, dan lagu-lagu baru ini mempertahankan pendekatan tersebut. Beberapa lagu merujuk pada ketegangan internasional dan masalah kemanusiaan, termasuk perang di Ukraina, perkembangan di Timur Tengah, dan perdebatan imigrasi di Amerika Serikat.
Satu lagu juga menyebutkan aktivis Palestina Awdah Hathaleen, yang kematiannya tahun lalu di Tepi Barat yang diduduki Israel menarik perhatian internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Taylor Swift Pamer Buket Bunga dari U2 Saat Konser di Dublin
Jutaan Warga Sudan Terancam Kelaparan, Butuh Bantuan Cepat
Proyek album ini menandai perilisan besar pertama U2 berupa materi orisinal baru sejak Songs of Experience tahun 2017, meskipun band ini tetap aktif melalui tur dan proyek rekaman ulang dalam beberapa tahun terakhir.
Antonio Romanucci, seorang pengacara yang mewakili keluarga Good dalam kasus perdata terkait kematiannya, mengatakan bahwa penghormatan tersebut mencerminkan pesan yang lebih luas.
“Kami tentu merasakan urgensi situasi negara yang tercermin dalam seruan kuat band tersebut untuk bersatu,” kata dia dalam sebuah pernyataan.
Sebaiknya Anda baca juga:
U2 Umumkan Empat Konser Tambahan "Achtung Baby" di MSG Sphere
Sepanjang kariernya, U2 telah menggunakan platformnya untuk menyoroti berbagai isu, mulai dari inisiatif pengentasan kemiskinan global hingga advokasi hak asasi manusia. EP ini dirilis bersamaan dengan video lirik untuk setiap lagu dan tersedia di platform streaming utama.
Orang tua dan saudara kandung Good juga menggambarkan lagu itu sebagai suatu kehormatan dan mengatakan mereka berharap lagu itu mendorong refleksi dan persatuan.
“Merupakan suatu kehormatan luar biasa memiliki bakat dan pengaruh U2 yang menyebarkan pesan perdamaian atas nama Renee,” bunyi pernyataan itu. “Kami tentu merasakan urgensi situasi negara yang tercermin dalam seruan kuat band ini untuk perubahan dan persatuan.” ils/CNA/I-1




