Empat Negara ASEAN Siap Berkompetisi di Olimpiade Musim Dingin 2026
Olimpiade Musim Dingin 2026 di Milano-Cortina, Italia, akan menjadi saksi partisipasi empat negara dari kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Kehadiran Thailand, Filipina, Malaysia, dan Timor-Leste di ajang olahraga salju terbesar dunia ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan menjadi halangan untuk berkompetisi di tingkat internasional.
Olimpiade Musim Dingin XXV yang secara resmi dikenal sebagai Milano Cortina 2026 ini akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari 2026. Sebanyak 93 Komite Olimpiade Nasional (NOC) telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka, mengirimkan lebih dari 2.900 atlet untuk memperebutkan 195 medali emas di berbagai disiplin olahraga.
Meskipun beriklim tropis, negara-negara ASEAN tersebut menunjukkan semangat dan dedikasi yang tinggi dalam olahraga musim dingin.
Baca Juga: Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia, Indonesia Bisa Ikut?
Kiprah Negara ASEAN di Olimpiade Musim Dingin 2026
Thailand kembali menjadi salah satu negara ASEAN yang menunjukkan konsistensi dalam partisipasinya di Olimpiade Musim Dingin.
Tiga atlet dari Negeri Gajah Putih akan berkompetisi, yaitu Karen Chanloung dan Mark Chanloung yang akan berlaga di cabang cross-country skiing, sementara Fabian Wiest akan berkompetisi di cabang alpine skiing.
Karen Chanloung, yang sebelumnya pernah mewakili Italia, telah menjadi salah satu atlet Olimpiade Musim Dingin Thailand yang paling dikenal, bahkan sempat menjadi pembawa bendera pada Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.
Filipina juga tidak ketinggalan dalam mengirimkan wakilnya. Negara kepulauan ini akan berpartisipasi di cabang Alpine Skiing, melanjutkan tren positif partisipasi mereka dalam beberapa edisi terakhir. Kehadiran atlet Filipina di ajang ini menjadi bukti komitmen mereka untuk terus berkembang dalam olahraga musim dingin.
Malaysia juga akan kembali mencatatkan namanya di panggung Olimpiade Musim Dingin. Negara ini akan mengirimkan atletnya untuk berkompetisi di cabang alpine skiing, menjaga tradisi partisipasi sejak debut mereka pada tahun 2018.
Sementara itu, Timor-Leste, negara tetangga Indonesia, juga kembali mengukir sejarah dengan mengirimkan atletnya ke Olimpiade Musim Dingin 2026. Partisipasi ini menegaskan semangat juang negara tersebut dalam olahraga global.
Baca Juga:
Semangat Olahraga di Negara Tropis
Partisipasi negara-negara ASEAN di Olimpiade Musim Dingin merupakan pencapaian signifikan, mengingat mayoritas negara-negara ini tidak memiliki musim dingin alami. Hal ini menunjukkan dedikasi para atlet dan federasi olahraga nasional mereka dalam mempersiapkan diri untuk kompetisi yang menuntut kondisi fisik dan teknis khusus.
Meskipun Indonesia sendiri belum pernah berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin, potensi untuk tampil di masa depan terbuka lebar. Indonesia telah resmi menjadi anggota International Ski and Snowboard Federation (FIS) pada tahun 2025, yang membuka harapan bagi tim Merah Putih untuk dapat tampil di ajang olahraga musim dingin di masa mendatang.
Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi negara-negara dengan tradisi olahraga musim dingin yang kuat, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat olahraga dapat tumbuh di mana saja, bahkan di negara-negara yang jauh dari salju dan es.
Jadwal dan Lokasi
Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 secara resmi akan dibuka pada Jumat, 6 Februari 2026, di Stadion San Siro, Milan, dan akan berlangsung hingga Minggu, 22 Februari 2026, dengan upacara penutupan di Arena di Verona.
Kompetisi akan tersebar di berbagai klaster di Italia Utara, termasuk Milan, Cortina d’Ampezzo, Valtellina, dan Val di Fiemme. Total akan ada 16 cabang olahraga yang dipertandingkan, termasuk debut cabang olahraga ski mountaineering.
Ajang ini akan menjadi Olimpiade Musim Dingin pertama yang diselenggarakan di dua kota utama sekaligus dan menandai kembalinya Olimpiade Musim Dingin ke Italia setelah 20 tahun sejak Torino 2006.




