Filipina dan Thailand Pimpin Delegasi ASEAN di Olimpiade Musim Dingin 2026
JAKARTA - Kawasan Asia Tenggara kembali menunjukkan eksistensinya di panggung olahraga musim dingin dunia menjelang pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina yang akan digelar pada 6 Februari 2026 di Italia.
Sejumlah negara ASEAN telah mengonfirmasi daftar atlet yang akan berlaga di pegunungan Alpen, membuktikan bahwa negara-negara tropis tetap mampu bersaing di cabang olahraga berbasis salju dan es.
Filipina dan Thailand menjadi dua negara dengan jumlah delegasi terbanyak dari kawasan Asia Tenggara. Filipina mencuri perhatian lewat keikutsertaan Tallulah Proulx, atlet ski alpen berusia 17 tahun yang tercatat sebagai Olympian musim dingin termuda sepanjang sejarah negara tersebut.
Selain Tallulah Proulx, Filipina juga mengirimkan Francis Ceccarelli di cabang ski alpen. Kehadiran atlet muda ini dinilai menjadi simbol regenerasi dan keseriusan Filipina dalam mengembangkan olahraga musim dingin.
Thailand tetap menunjukkan konsistensinya melalui kekuatan ski lintas alam. Negara Gajah Putih mengandalkan duet bersaudara Mark Chanloung dan Karen Chanloung di cabang cross-country, serta Fabian Wiest di ski alpen.
Malaysia memastikan satu wakilnya di Olimpiade Musim Dingin 2026 melalui Aruwin Salehhuddin. Atlet tersebut akan berlaga di cabang ski alpen dan menjadi satu-satunya wakil Negeri Jiran di Milano Cortina.
Singapura juga turut ambil bagian dengan mengirimkan Faiz Basha. Atlet tersebut akan berlaga di cabang ski alpen dan melanjutkan tradisi keikutsertaan Singapura di ajang olahraga musim dingin.
Vietnam mencatat sejarah dengan menjalani debut di Olimpiade Musim Dingin. Negara tersebut mendapatkan undangan kuota resmi dari IOC dan akan diwakili Duong Truong Lap di cabang short track speed skating.
Keikutsertaan Vietnam dinilai sebagai tonggak penting bagi pengembangan olahraga musim dingin di negara tersebut. Penampilan Duong Truong Lap diharapkan membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet baru di masa depan.
Berikut daftar atlet ASEAN yang telah memastikan tiket ke Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina:
Filipina: Francis Ceccarelli, Tallulah Proulx (Ski Alpen)
Thailand: Mark Chanloung, Karen Chanloung (Ski Lintas Alam), Fabian Wiest (Ski Alpen)
Malaysia: Aruwin Salehhuddin (Ski Alpen)
Singapura: Faiz Basha (Ski Alpen)
Vietnam: Duong Truong Lap (Short Track Speed Skating)
Sementara itu, Indonesia dipastikan tidak mengirimkan wakil pada Olimpiade Musim Dingin edisi ke-25 ini. Komite Olimpiade Indonesia menyebut kendala utama berada pada ketatnya standar kualifikasi poin internasional serta keterbatasan fasilitas latihan berbasis salju di dalam negeri.
Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengkaji opsi pemberian beasiswa latihan di luar negeri bagi atlet potensial. Program tersebut diarahkan sebagai persiapan jangka panjang menuju Olimpiade Musim Dingin 2030.
Presiden IOC Thomas Bach memberikan apresiasi atas partisipasi negara-negara tropis di ajang ini. Ia menilai kehadiran atlet dari Asia Tenggara mencerminkan semangat Olimpiade yang melampaui batas iklim dan geografis.
"Melihat atlet dari negara tropis seperti Filipina dan Vietnam berkompetisi di Olimpiade Musim Dingin adalah bukti bahwa semangat Olimpiade tidak mengenal batas," ujar Bach.




