Kemitraan Tiongkok-ASEAN Kian Strategis dan Produktif
Kutipan News - Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Wang Qing, menyatakan bahwa hubungan Tiongkok dengan ASEAN telah berkembang menjadi salah satu model kerja sama regional paling sukses di Asia-Pasifik. Hal ini merupakan hasil dari dialog selama 35 tahun dan penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif dalam lima tahun terakhir.
Awal Kejadian
Tiongkok resmi menjadi mitra dialog penuh ASEAN pada Juli 1996, saat Pertemuan Menteri ASEAN ke-29 di Jakarta. Sebelumnya, Tiongkok berpartisipasi dalam pertemuan ASEAN sebagai anggota konsultatif pada tahun 1991.
Perkembangan
Wang mengungkapkan bahwa kepercayaan politik antara Tiongkok dan ASEAN semakin kuat melalui diplomasi antar kepala negara. Tiongkok dan ASEAN juga berhasil mempertahankan posisi sebagai mitra dagang terbesar satu sama lain selama enam tahun berturut-turut, dengan nilai perdagangan bilateral yang kini melampaui USD 1 triliun. Selain itu, kedua pihak telah menyelesaikan negosiasi mengenai Protokol Peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN 3.0 tahun lalu, dan mendorong implementasi Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) untuk integrasi ekonomi kawasan.
Kondisi Terakhir
Wang menilai hubungan antarmasyarakat antara Tiongkok dan ASEAN semakin erat, dengan kedua belah pihak menjadi destinasi wisata penting bagi satu sama lain. Selain itu, pertukaran di bidang budaya, pendidikan, dan kepemudaan terus meningkat. Wang juga menyebutkan potensi kerja sama di sektor-sektor strategis, seperti transisi energi, ekonomi digital, dan kecerdasan buatan. Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN di Manila pada akhir Juli dan pertemuan pemimpin kerja sama Asia Timur di penghujung tahun diharapkan dapat menghasilkan capaian baru untuk hubungan ini.




