Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Sumber Foto: SINDOnews Nasional
Internasional

Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan

Kutipan News - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof Taruna Ikrar, mengungkapkan bahwa ancaman keamanan pangan saat ini bergerak secepat rantai pasok global, yang dapat berpotensi mengganggu kesehatan publik dan perdagangan.

Awal Kejadian

Dalam pembukaan ASEAN Food Safety Emergency Response (FSER) Tabletop Simulation Exercise di Jakarta, Taruna menyatakan bahwa satu insiden pada produk yang diperdagangkan lintas negara bisa berkembang menjadi krisis yang lebih besar, meruntuhkan kepercayaan konsumen.

Perkembangan

Taruna menekankan bahwa negara-negara ASEAN tidak dapat mengandalkan mekanisme pengawasan nasional semata. Diperlukan sistem tanggap darurat keamanan pangan yang terintegrasi, cepat, berbasis sains, dan mampu beroperasi melintasi batas negara. Forum ini mempertemukan delegasi, pakar, fasilitator, dan perwakilan negara anggota ASEAN untuk menguji kesiapan kawasan dalam menghadapi kedaruratan keamanan pangan.

Kondisi Terakhir

Simulasi yang berlangsung selama tiga hari ini dirancang untuk menguji mekanisme respons terhadap insiden yang berpotensi menyebar lintas negara. Tantangan keamanan pangan semakin rumit mengingat sistem produksi dan distribusi pangan kini terhubung dalam jejaring regional dan global. Keterlambatan dalam deteksi atau pertukaran informasi dapat memperbesar dampak insiden, merubah persoalan lokal menjadi masalah regional sebelum tindakan pengendalian diambil.