Lima Kota Indonesia Raih Predikat Wisata Bersih ASEAN 2026
Sumber Foto: detikTravel
Internasional

Lima Kota Indonesia Raih Predikat Wisata Bersih ASEAN 2026

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!

Upload Photo Write a Story

detikTravel Travel News

Predikat Kota Wisata Bersih di ASEAN 2026 Jatuh Kepada....

Bonauli - detikTravel

Rabu, 04 Feb 2026 14:16 WIB

Ho Chi Minh -

Pariwisata tak melulu soal hotel dan akomodasi mewah. Pada 2026, kota wisata dianggap mewah karena memiliki nilai kebersihan yang tinggi, termasuk lima kota di Indonesia dan kota-kota lain di Vietnam dan Filipina.

Dikutip dari rilis Kemenpar, Rabu (4/2/2026), dalam ajang ASEAN Clean Tourist City Award 2026 yang diumumkan pada ASEAN Tourism Standards Awards di Cebu City, Filipina, lima kota dari Indonesia berhasil masuk daftar kota wisata bersih dan berkelanjutan tingkat Asia Tenggara.

Penghargaan itu diberikan kepada kota-kota yang dinilai unggul dalam kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, fasilitas wisata, tata kota, serta kenyamanan dan keamanan wisatawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lima kota Indonesia tersebut adalah Bukittinggi, Surakarta (Solo), Malang, Gianyar, dan Tomohon. Masing-masing dinilai memiliki kekuatan tersendiri yang membuatnya lolos standar ketat ASEAN.

Bukittinggi menjadi salah satu sorotan utama. Kota wisata di Sumatera Barat ini dinilai berhasil menjaga kebersihan kawasan wisata utama seperti Jam Gadang, Ngarai Sianok, dan pusat kota. Pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi poin penting penilaian, sejalan dengan posisinya sebagai destinasi wisata sejarah dan alam.

ADVERTISEMENT

Surakarta (Solo) unggul dari sisi penataan kawasan wisata dan pelestarian budaya. Kota ini dinilai mampu menjaga kebersihan lingkungan di tengah aktivitas budaya dan pariwisata yang padat, terutama di kawasan keraton, kampung batik, dan pusat kota. Integrasi antara kebersihan, transportasi, dan pariwisata budaya menjadi nilai tambah Solo.

Malang dinilai kuat dalam pengelolaan lingkungan perkotaan dan fasilitas wisata. Kota ini dikenal dengan ruang publik yang tertata, kebersihan kawasan wisata kota, serta dukungan infrastruktur yang ramah wisatawan. Program kebersihan berbasis komunitas dan tata kelola kota yang konsisten menjadi bagian dari penilaian.

Dari Bali, Gianyar masuk daftar berkat pengelolaan destinasi budaya dan alam yang berkelanjutan. Kawasan seperti Ubud dinilai mampu menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah pariwisata, serta mempertahankan keseimbangan antara kunjungan wisatawan dan kelestarian budaya lokal.

Sementara itu, Tomohon di Sulawesi Utara dinilai unggul sebagai kota wisata pegunungan yang bersih dan tertata. Pengelolaan lingkungan, kebersihan kawasan wisata alam, serta komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan menjadi faktor utama yang mengantarkan Tomohon ke daftar ASEAN.

Baca juga: Mantap! Bukittinggi Dinobatkan Kota Wisata Terbersih ASEAN 2026

Selain Indonesia, sejumlah kota dari negara ASEAN lain juga masuk dalam daftar ASEAN Clean Tourist City Award 2026. Dari Vietnam, kota Quy Nhon kembali meraih penghargaan berkat konsistensinya dalam menjaga kebersihan kota pesisir dan pengelolaan pariwisata berkelanjutan.

Quy Nhon tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga menetapkan tolak ukur baru tentang bagaimana sebuah kota berkembang dapat tumbuh sambil tetap menjaga "jiwa hijaunya" tetap utuh.

Keindahan QUy Nhon sudah mulai menggema, bahkan sering disebut "Maladewa dari Vietnam" oleh turis. Pantai Ky Co menjadi salah satu yang populer dengan air jernih berwarna toska dan tebing-tebing dramatis. Ia adalah surga bagi penyelam dan wisata snorkeling.

Selain wisata pantai, Quy Nhon juga kaya akan sejarah. Menara Banh It dan Thap Doi kuno menawarkan kontras spiritual yang tenang terhadap deburan ombak.

Kota ini menawarkan blue print untuk masa depan pariwisata, di mana air tetap jernih, jalanan tetap bersih, dan sambutan tetap hangat seperti matahari tropis.

Dari Filipina, beberapa kota seperti Iloilo City, City of Ilagan, dan Tabuk City dinilai unggul dalam manajemen sampah, kebersihan ruang publik, serta fasilitas wisata yang ramah pengunjung. Sementara dari Myanmar, kota Pindaya dan Hpa-an masuk daftar karena keberhasilan menjaga kebersihan destinasi alam dan budaya.

Baca juga: Mantap! Bukittinggi Dinobatkan Kota Wisata Terbersih ASEAN 2026

Ada beberapa penilaian dengan nilai tinggi yang membuat kota pesisir ini terpilih. Setiap kota yang diajukan oleh negara ASEAN harus melewati 'uji stress' yang ketat terhadap standar lingkungan dan perkotaan.

ATF mengujinya dengan tujuh penilaian, yaitu:

1. Manajemen Lingkungan: Kebijakan efektif yang melindungi ekosistem lokal.

2. Kebersihan dan Higiene: Pemeliharaan ruang publik yang terlihat dan dilakukan setiap hari.

3. Pengelolaan Limbah dan Air Limbah: Sistem mutakhir yang mencegah polusi.

4. Kesadaran Lingkungan: Masyarakat yang aktif dididik tentang konservasi.

5. Ruang Hijau: Rasio taman dan pepohonan yang tinggi dibandingkan dengan beton perkotaan.

6. Kesehatan dan Keselamatan: Memastikan wisatawan merasa aman dan memiliki akses ke perawatan berkualitas.

7. Infrastruktur Pariwisata: Fasilitas yang memenuhi standar internasional tanpa merusak lanskap.

Video: Respons Wamenpar soal Pariwisata Indonesia Dinilai Kalah dari Vietnam

Video: Respons Wamenpar soal Pariwisata Indonesia Dinilai Kalah dari Vietnam

(fem/fem)

quy nhon vietnam kota asean terbersih 2026 kota wisata terbersih asean clean tourist city award

Berita Terkait

Berita detikcom Lainnya

Sepakbola

Lautaro Masih Penasaran Trofi Liga Champions

detikTravel

Teror Macan Tutul di Tawangmangu Belum Usai, Masih Ada Satu yang Berkeliaran

Wolipop

Park Min Young Ungkap Kisah Adegan Ciuman dengan Wi Ha Joon di Siren's Kiss

Sepakbola

Barcelona Sudah Bangkit dari Krisis, Laporta: Ayo Lanjutkan!

detikNews

Polda Metro Tahan Richard Lee!

detikFinance

APBN Tekor, Purbaya Umumkan Defisit Februari Rp 135 Triliun

detikFood

Baru Selesai Oplas, Ci Mehong Langsung Beraksi di Dapur dan Jualan

Berita Terpopuler

#1

Teror Macan Tutul di Tawangmangu Belum Usai, Masih Ada Satu yang Berkeliaran

#2

79 Turis Korea Selatan di Dubai Dipulangkan, 330 Lainnya Masih Terjebak

#3

Thailand Bagi-bagi Uang Tunai hingga Voucer ke Turis yang Terjebak di Bandara

#4

Keraton Solo Sempat Gelap Gulita, Ternyata Listriknya Masih Nunggak

#5

Tips Liburan Nyaman ala Ayudia Bing Slamet, Bisa Dicontek Nih!

Lihat Selengkapnya

Komentar Terbanyak

18

Komentar

Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu

10

Komentar

Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5

9

Komentar

Gara-gara Monyet, Komodo di Singapore Zoo Telan Boneka yang Dilempar

Berita Terpopuler

#1

Teror Macan Tutul di Tawangmangu Belum Usai, Masih Ada Satu yang Berkeliaran

#2

79 Turis Korea Selatan di Dubai Dipulangkan, 330 Lainnya Masih Terjebak

#3

Thailand Bagi-bagi Uang Tunai hingga Voucer ke Turis yang Terjebak di Bandara

#4

Keraton Solo Sempat Gelap Gulita, Ternyata Listriknya Masih Nunggak

#5

Tips Liburan Nyaman ala Ayudia Bing Slamet, Bisa Dicontek Nih!

Lihat Selengkapnya

part of

Connect With Us

Copyright @ 2026 detikcom.

All right reserved

Kategori

detikNews

detikEdukasi

detikFinance

detikInet

detikHot

detikSport

Sepakbola

detikOto

detikProperti

detikTravel

detikFood

detikHealth

Wolipop

detikX

20Detik

detikFoto

detikHikmah

detikPop

Layanan

berbuatbaik.id

Pasang Mata

Adsmart

detikEvent

Signature Awards

Trans Snow World

Trans Studio

Bingkai.id

Ziswafctarsa.id

Flying Over Indonesia

For Your Business

rekomendit

Community Connect

Informasi

Redaksi

Pedoman Media Siber

Karir

Kotak Pos

Media Partner

Info Iklan

Privacy Policy

Disclaimer

Jaringan Media

CNN Indonesia

CNBC Indonesia

Haibunda

Insertlive

Beautynesia

Female Daily

CXO Media