Persib Bandung Masuk Daftar 5 Klub ASEAN dengan Nilai Pasar Tertinggi 2026
Sumber Foto: IDN Times
Internasional

Persib Bandung Masuk Daftar 5 Klub ASEAN dengan Nilai Pasar Tertinggi 2026

Kutipan News - 1. Johor Darul Ta'zim FC (Rp317 miliar) merupakan langganan juara kasta tertinggi Liga Malaysia

Johor Darul Ta'zim FC memimpin daftar klub ASEAN dengan total nilai pasar tertinggi di antara klub Asia Tenggara lain. Klub asal Malaysia tersebut memiliki skuad yang bernilai sebesar 15,9 juta euro atau Rp317 miliar. Selain itu, JDT menguasai kasta tertinggi Malaysia dalam 11 tahun berturut-turut. Mereka bahkan selalu unggul jauh dari klub berperingkat kedua.

Pemain Naturalisasi Malaysia asal Spanyol, Nacho Méndez, menjadi pemain termahal dengan nilai mencapai 1,3 juta euro (Rp25,8 miliar). Kedatangan banyak pemain asing baru juga menambah tingginya nilai pasar JDT. Pada bursa Januari saja, mereka mendatangkan empat pemain asing baru dan satu naturalisasi untuk memperkuat lini belakang dan tengah tim.

2. Buriram United (Rp255 miliar) memiliki penyerang tajam pada musim ini dengan torehan 32 gol

Buriram United menempati posisi kedua dengan total nilai pasar mencapai 12,8 juta (Rp255 miliar). Klub ini merupakan salah satu tim yang selalu bersaing di papan atas Thai League 1 dan sering menjadi perwakilan Tailan di kompetisi Asia musim. Selain itu, Buriram akhir-akhir juga ini sering mencatatkan produktivitas gol tinggi. Per Februari 2026, mereka sudah membuat 51 gol di kasta tertinggi liga Tailan per Februari 2026.

Penyerang Brasil, Bissoli, menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi dalam skuad Buriram 2025/2026. Penyerang kelahiran 1998 itu memiliki nilai pasar sebesar 2 juta euro atau Rp40 miliar. Menariknya, harga tersebut sesuai dengan penampilan yang diberikan Bissoli di atas lapangan. Per Februari 2026, ia bahkan sudah bisa membuat 32 gol dari 35 pertandingan di seluruh kompetisi yang diikuti Buriram United.

3. Thep Xanh Nam Dinh FC (Rp203 miliar) masih terseok-seok di papan bawah V.League 1 2025/2026

Thep Xanh Nam Dinh FC mencatat total nilai pasar 10,23 juta euro (Rp203 miliar) dan masuk tiga besar di antara banyaknya tim-tim Asia Tenggara. Mereka merupakan wakil Vietnam pada ACL 2 2025/2026 setelah juara V.League 1 2024/2025. Namun, langkah mereka harus terhenti di babak grup setelah hanya finis di peringkat ketiga dengan catatan sembilan poin dari tiga kemenangan dan tiga kekalahan.

Beberapa pemain asing asal Brasil menyumbang nilai pasar terbesar dalam skuad Nam Dinh 2025/2026. Meski begitu pemain dengan nilai pasar tertinggi jatuh kepada pemain Afrika Selatan, Percy Tau. Sayangnya meski memiliki pemain mahal dan merupakan juara bertahan, per Februari 2026, mereka masih terseok-seok di zona merah dengan hanya mengumpulkan 12 poin dari 13 pertandingan.

4. Persib Bandung (Rp165 miliar) endatangkan banyak pemain dengan nilai pasar yang tinggi pada 2025/2026

Persib Bandung menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang ada di dalam daftar ini. Klub berjuluk Maung Bandung tersebut mencatat total nilai pasar 8,3 juta euro atau Rp165 miliar. Kedatangan pemain-pemain bintang seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, Federico Barba, dan Lyvin Kurzawa membuat nilai skuad Persib melambung tinggi.

Sebagai juara Super League 2024/2025, Persib terpilih menjadi wakil Indonesia di ACL 2 2025/2026. Sayangnya, Thome Haye dan kawan-kawan tersingkir di babak 16 besar setelah dikalahkan oleh wakil Tailan, Ratchaburi FC, dan gagal melaju lebih jauh. Namun, kesempatan untuk tetap bermain di kompetisi asia musim depan masih terbuka lebar setelah per Februari 2026 mereka masih memimpin klasemen sementara Super League 2025/2026.

5. True Bangkok United (Rp157 miliar) memiliki total 10 pemain asing pada musim 2025/2026

True Bangkok United menjadi klub terakhir dalam daftar ini setelah hanya memiliki nilai pasar 7,9 juta euro atau Rp157 miliar per Februari 2026. Mereka saat ini masih dalam tren positif dengan berada di peringkat ketiga di Thai League 1 2025/2026 per Februari 2026. Namun pada 2024/2025, mereka keluar sebagai runner-up setelah hanya tertinggal satu poin dari Buriram United.

Bangkok United memiliki 10 pemain asing yang dikontrak dengan durasi kontrak yang berbeda-beda. Menariknya, terdapat satu nama Indonesia di antara pemain-pemain asing tersebut, yaitu Arhan Pratama. Arhan pertama kali gabung Bangkok United pada Januari 2025 setelah sebelumnya bermain di Korea Selatan bersama Suwon FC selama 1 tahun.

Lima klub di atas menjadi klub dengan nilai pasar tertinggi diantara klub Asia Tenggara lain per Februari 2026. Johor Darul Ta'zim dan Buriram United masih memimpin secara angka, namun klub dari Vietnam dan Indonesia terus memperkecil jarak. Persib Bandung menjadi satu-satunya wakil Indonesia setelah banyak mendatangkan pemain bernilai tinggi pada 2025/2026.